HEADLINE
Menanti Tarung Sahbirin Vs Muhidin Jilid II di Pilgub Kalsel, Mungkinkah?
Sebelumnya, seluruh Dewan Pengurus Cabang (DPC) Gerindra Kalsel bulat menginginkan Haji Abidin sebagai bakal calon penantang calon petahana. “Ya itu sih keinginan dari kader Gerindra,†ucap Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Kalsel Lutfi Saifuddin.
Di sisi lain, Partai Golkar ingin meneguhkan sebagai inisiator koalisi politik Pilgub Kalsel penyokong incumbent Sahbirin Noor. Maka, Partai Golkar pun akan menggelar ‘audisi’ pendaftaran calon wakil gubernur yang akan digelar 27 Agustus nanti!
Sudah menjadi harga mati bagi Partai Golkar, untuk kembali mengusung incumbent pada Pilgub nanti. Hal tersebut ditegaska dari hasil rapat pleno DPD Partai Golkar Kalsel, Selasa (16/7), yang memutuskan kembali mendukung Paman Birinâ€â€panggilan Sahbirin Noor.
“Kita pastikan akan mengusung kembali Sahbirin Noor sebagai bakal calon gubernur Kalsel di Pilkada nanti. Apalagi beliau sebagai Ketua DPD Golkar Kalsel,†kata Ketua Harian DPD Partai Golkar kalsel Supian HK kepada wartawan.
Ia mengatakan, 13 DPD Golkar kabupaten atau kota se-Kasel menyerahkan dukungan tersebut kepada Sahbirin untuk kembali maju sebagau calon gubernur Kalsel. Meskipun Golkar bisa menjadi pengusung tunggal di Pilkada 2020 nanti, dengan perolehan 12 kursi di DPRD Kalsel, pihaknya tetap membuka koalisi bagi partai lain. “Kita tetap membuka kesempatan kepada partai lain, apabila ingin berkoalisi,†ujarnya.
Terkait sang pendamping Paman Birin di Pilkada nanti, DPD Golkar Kalsel akan segera membuka pendaftaran kepada bakal calon wakil gubernur Kalsel pada 27 Agustus. “Berapa nama nantinya akan kita diserahkan kepada yang bersangkutan, Sahbirin Noor,†tegasnya.
Menyangkut siapa yang akan dipilih nanti sebagai calon pasangan, Paman Birin mengatakan nantinya akan menelaah dulu. Baik melalui proses internal partai, mulai dari DPD hingga DPP, juga akan melibatkan sejumlah lembaga independen untuk menilai calon yang pas buat dirinya.
PDIP ingin salah satu kadernya menjadi pendamping petahana. “Sebagai partai yang finish di posisi kedua, sewajarnya PDI Perjuangan menjadi Wakil di Pilgub mendatang,†ucap Ketua DPD PDI Perjuangan Kalsel, Mardani H Maming. Menurutnya, dalam catatan sejarah, khususnya Pilgub 2015 silam, PDI Perjuangan merupakan partai pengusung gubernur terpilih H Sahbirin Noor-H Rudy Resnawan. “Sehingga, baju Paman boleh kuning, tapi hatinya tetap merah,†cetus Mardani sembari tersenyum.
PDIP, kata Maming, mempunyai kader-kader terbaik, sehingga tepat kiraya disandingkan dengan Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor. Mengingat, ujar dia, membangun Kalsel tak cukup hanya dengan satu warna. Sehingga, perlu banyak warna dan bersama-sama.(cel)
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluInstruksi Wali Kota Lisa Putar Lagu Indonesia Raya Setiap Hari
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluLima Jembatan Rusak di Banjarmasin akan Diperbaiki
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPemkab – DPRD Kapuas Sinkronkan Agenda Sidang 2026
-
DPRD KAPUAS2 hari yang lalu10 Raperda Mulai Dibahas DPRD Kapuas, Pansus LKPj dan Raperda Dibentuk
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluPersiapan Peringatan 500 Tahun Kota Banjarmasin
-
DPRD KAPUAS2 hari yang laluDPRD Kapuas Susun Jadwal Persidangan 2026





