Kanal
Memunculkan Motif Khas HSU Lewat Lomba Desain Sasirangan
AMUNTAI, Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H Abdul Wahid HK berharap desain sasingan yang terpilih sebagai pemenang dalam lomba desain sasingan dapat digunakan sebagai motif khas HSU. Hal tersebut diungkapkan usai pembukaan pameran sekaligus pembagian hadiah kepada para pemenang lomba desain sasingan se-Kabupaten HSU, Senin (29/4) sore.
Bupati Wahid mengaku bangga kepada para pemenang lomba desain sasingan kali ini. Pasalnya pemenang lomba desain notabene para millenial. Ia menyebut, lomba desain sasingan ini sebagai langkah awal untuk memberikan motivasi untuk menumbuhkan desain sasingan yang lebih kreatif lagi. Meskipun hasil dari desain sasingan kali ini tidak dapat diimplementasikan kedalam seragam hari jadi Kabupaten HSU ke-67 tahun 2019 ini, karena keterbatasan waktu.
“Kita berharap kedepan hasil desain sasingan ini dapat dimanfaatkan pada saat diperlukan untuk seragam, baik untuk hari jadi atau pun dalam kegiatan-kegiatan lainnya,” harap Wahid.


Sementara itu, Ketua Dekranasda Kabupaten HSU Hj Anisah Rasyidah Wahid menambahkan ke depan Dekranasda HSU bersama SMKN 1 Babirik berupaya menjadikan Desa Babirik Hulu dan Babirik Hilir sebagai Kampung Sasirangan. “Salah satunya dengan upaya melakukan pembinaan dan pelatihan secara langsung untuk membuat kain sasirangan,” tandasnya.
Adapun penyerahan hadiah serta piagam oleh Bupati HSU ini diterima oleh enam pemeng. Tiga untuk kategori pelajar dan tiga untuk kategori umum. (dew)
Editor: Chelll
-
Kota Banjarmasin1 hari yang laluIni Aturan Warung Makan Selama Ramadan di Banjarmasin
-
HEADLINE2 hari yang laluStadion Internasional di Landasan Ulin Barat, Lahan 28,7 Hektare Disiapkan
-
Kabupaten Balangan2 hari yang lalu“Bakawaan Season 1” Perkuat Kolaborasi Ekosistem Ekraf Balangan
-
HEADLINE2 hari yang laluHendak Tawuran, 16 Remaja Bawa Sajam Diamankan
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluBerbagi Semangat Mengaji dengan Dansatgas TMMD di TPA Al Ikhlas
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluBanjarmasin Masih ‘Darurat Sampah’, Dorong Pengolahan Sampah Organik Mandiri


