Kalimantan Timur
Masalah Sepele, Ibu Kandung di Samarinda Babak Belur Oleh Anak Sendiri
KANALKALIMANTAN.COM, SAMARINDA – Seorang anak di Samarinda, Kalimantan Timur, tega menganiaya ibu kandung sendiri dengan besi hingga babak belur hanya karena masalah sepele.
Pelaku, FR (22), menuduh ibu yang melahirkannya menyembunyikan topi miliknya, yang memicu kemarahan hingga berujung kekerasan.
Setelah kejadian tersebut, korban segera melaporkan putranya ke Polsek Palaran dan polisi langsung mengamankan pelaku tanpa perlawanan.
Kapolsek Palaran AKP Iswanto mengungkapkan, pelaku kasus anak aniaya ibu kandung di Samarinda memukul ibunya menggunakan potongan besi sepanjang 20 cm, menyebabkan luka serius pada tangan kanan korban.
Baca juga: Penuhi Keinginan Warga, Bupati Banjar Safari Ramadan ke Alimukim
“Motif penganiayaan ini dipicu tuduhan pelaku bahwa ibunya menyembunyikan topinya. Padahal, hal tersebut tidak benar,” ujar AKP Iswanto kepada Beritasatu.com, Rabu (19/3/2025).
Kini, FR harus menghadapi konsekuensi hukum dan dijerat dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga (UU KDRT) dengan ancaman hukuman hingga 5 tahun penjara.
Sementara itu, korban kasus anak aniaya ibu kandung di Samarinda masih menjalani pemulihan akibat luka yang dideritanya. (Kanalkalimantan/Beritasatu.com/kk)
Editor: kk
-
Kota Banjarmasin3 hari yang laluLima Jembatan Rusak di Banjarmasin akan Diperbaiki
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluPemkab – DPRD Kapuas Sinkronkan Agenda Sidang 2026
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluPersiapan Peringatan 500 Tahun Kota Banjarmasin
-
DPRD KAPUAS3 hari yang laluDPRD Kapuas Susun Jadwal Persidangan 2026
-
Komunitas1 hari yang laluKebersamaan PRTB Banjarmasin dalam Reuni dan Halalbihalal
-
DPRD KAPUAS3 hari yang lalu10 Raperda Mulai Dibahas DPRD Kapuas, Pansus LKPj dan Raperda Dibentuk





