Kalimantan Tengah
Lengkap! UMP dan UMK Kalimantan Tengah 2026, Palangkaraya Masih Masuk Peringkat Terendah
Gubernur Kalimantan Tengah telah menetapkan kenaikan UMP Kalimantan Tengah tahun 2026. Berdasarkan surat resmi yang ditandatangani tanggal 19 Desember 2025 lalu, besaran kenaikan UMP 2026 Kalimantan Tengah mencapai 6,12 persen. Sementara kenaikan UMK Kalimantan Tengah memiliki besaran kenaikan yang beragam.
Sekilas, UMP, UMK, dan UMR terlihat sama. Akan tetapi, terdapat perbedaan definisi berdasarkan tingkatnya. Seperti namanya, Upah Minimum Provinsi (UMP) adalah batas upah terendah di tingkat provinsi. Sementara Upah Minimum Kabupaten/Kota merupakan upah minimum terendah bagi para pekerja di kabupaten maupun kota.
Istilah Upah Minimum Regional merujuk pada upah minimum pada suatu wilayah Pada saat ini, istilah UMR sudah tidak berlaku lagi sebab telah terbagi menjadi tingkat provinsi (UMP) dan tingkat kabupaten/kota (UMK).
Perhitungan UMP, UMK , dan UMSP Kalimantan Tengah menggunakan formula yang telah ditetapkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 49 Tahun 2025 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021. Berbeda dengan perhitungan UMP 2025 yang serentak mengalami kenaikan mencapai 6,5 persen.
Berapakah nilai besaran kenaikan UMP 2026 Kalimantan Tengah hingga UMSP-nya? Simak informasi selengkapnya di bawah ini.
Besaran UMP Kalimantan Tengah 2026
Berdasarkan Keputusan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 188.44/477/2025, UMP Kalimantan Tengah ditetapkan sebesar Rp3.686.138 per bulan. Kenaikan UMP 2026 Kalimantan Tengah meningkat sebesar 6,12 persen dibandingkan UMP 2025 lalu sebesar Rp212.516.
Mengutip dari Media Center Kalimantan Tengah, penetapan kenaikan UMP Kalimantan Tengah berdasarkan pertimbangan kondisi perekonomian daerah, tingkat inflasi, serta kebutuhan hidup layak pekerja.
Daftar UMK Kalimantan Tengah 2026
Melalui Keputusan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 188.44/492/2025 yang ditetapkan pada tanggal 24 Desember 2025 lalu, besaran kenaikan UMK Kalimantan Tengah cukup beragam.
Mulai dari 4,9 persen hingga 6,8 persen, berikut adalah rincian UMK Kalimantan Tengah 2026.
| Kabupaten/Kota | UMK 2025 | UMK 2026 | Kenaikan |
| Kabupaten Barito Utara | Rp3.900.362,43 | Rp4.093.071,54 | 4,94% |
| Kabupaten Seruyan | Rp3.870.690,32 | Rp4.051.079,97 | 4,66% |
| Kabupaten Barito Selatan | Rp3.829.097,81 | Rp4.045.059,00 | 5,64% |
| Kabupaten Murung Raya | Rp3.793.932,00 | Rp3.998.046,00 | 5,38% |
| Kabupaten Lamandau | Rp3.781.317,00 | Rp3.938.998,00 | 4,17% |
| Kabupaten Sukamara | Rp3.716.340,00 | Rp3.912.098,21 | 5,27% |
| Kabupaten Kotawaringin Barat | Rp3.700.658,81 | Rp3.909.005,90 | 5,63% |
| Kabupaten Gunung Mas | Rp3.544.506,38 | Rp3.770.716,78 | 6,38% |
| Kabupaten Kotawaringin Timur | Rp3.559.112,85 | Rp3.756.643,61 | 5,55% |
| Kabupaten Katingan | Rp3.561.258,83 | Rp3.729.766,91 | 4,73% |
| Kota Palangkaraya | Rp3.525.154,26 | Rp3.724.677,99 | 5,66% |
| Kabupaten Barito Timur | Rp3.498.701,00 | Rp3.716.006,00 | 6,21% |
| Kabupaten Kapuas | Rp3.473.710,50 | Rp3.710.096,50 | 6,81% |
| Kabupaten Pulang Pisau | Rp3.481.226,00 | Rp3.701.205,00 | 6,32% |
Berdasarkan tabel yang tersaji, UMK tertinggi diraih Kabupaten Barito Utara yang telah mencapai upah minimum sebesar 4 juta rupiah dengan kenaikan 4,94 persen. UMK tertinggi lainnya disusul Kabupaten Seruyan, Barito Selatan, dan Murung Raya,
Sementara upah minimum Ibu Kota Palangkaraya diketahui belum mencapai 4 juta rupiah, yakni hanya 3,7 juta rupiah dengan kenaikan 5,66 persen.
Tidak hanya Ibu Kota Palangkaraya, 3 daerah lainnya menempati posisi besaran upah minimum terendah di Kalimantan Tengah, yaitu Kabupaten Pulang Pisau, Kapuas, dan Barito Timur hanya mencapai 3,7 juta rupiah.
Daftar UMSP Kalimantan Tengah 2026
Upah Minimum Sektor Provinsi merupakan kebijakan pengupahan terendah dalam sektor-sektor tertentu. UMSP diketahui memiliki upah minimum tertinggi dibandingkan UMP hingga UMK.
Berikut ini adalah UMSP Kalimantan Tengah di berbagai sektor yang berlaku di tahun 2026 berdasarkan Keputusan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 188.44/492/2025.
| SEKTOR | UMSP 2026 |
| Industri Minyak Mentah Kelapa Sawit | Rp3.692.907,00 |
| Industri Minyak Mentah Inti Kelapa Sawit | Rp3.692.907 |
| Industri Minyak Goreng Kelapa Sawit | Rp3.692.907 |
| Perkebunan Buah Kelapa Sawit | Rp3.692.907 |
| Pertambangan Batu Bara | Rp3.714.130 |
| Pertambangan Emas dan Perak | Rp3.714.130 |
Sama seperti UMSP, UMSK berlaku untuk tingkat Kabupaten/Kota. Adapun kenaikan UMSK Kalimantan Tengah sebagai berikut.
Kabupaten Kapuas
| Sektor | UMSK 2026 |
| Perkebunan Buah Kelapa Sawit | Rp3.716.814,00 |
| Pertambangan Batu Bara | Rp3.738.175,00 |
Kabupaten Seruyan
| Sektor | UMSK 2026 |
| Industri Minyak Mentah Kelapa Sawit (Crude Palm Oil) | 4.058.597,70 |
| Perkebunan Buah Kelapa Sawit | 4.058.597,70 |
Kabupaten Kotawaringin Barat
| Sektor | UMSK 2026 |
| Konstruksi Gedung Industri | Rp3.967.641,31 |
| Konstruksi Bangunan Sipil Jalan | Rp3.967.641,31 |
| Angkutan Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) | Rp3.946.141,38 |
| Pergudangan dan Penyimpanan | Rp3.946.141,38 |
| Hotel Bintang | Rp3.946.141,38 |
| Bank Umum Konvensional | Rp3.946.141,38 |
| Perusahaan Pembiayaan Konvensional | Rp3.946.141,38 |
| Distribusi Tenaga Listrik | Rp3.946.141,38 |
| Industri Minyak Mentah Kelapa Sawit (Crude Palm Oil) | Rp3.946.141,38 |
| Industri Minyak Mentah Inti Kelapa Sawit (Crude Palm Kernel Oil) | Rp3.946.141,38 |
| Perkebunan Buah Kelapa Sawit | Rp3.946.141,38 |
| Pertambangan Emas dan Perak | Rp3.946.141,38 |
| Pemanfaatan Kayu Hutan Tanaman pada Hutan Produksi | Rp3.946.141,38 |
| Industri Partikel Kayu dan sejenisnya | Rp3.946.141,38 |
| Industri Kayu Lapis | Rp3.946.141,38 |
| Pertambangan Bahan Galian Lainnya Yang Tidak Mengandung Bijih Besi | Rp3.967.641,31 |
| Konstruksi Gedung Hunian | Rp3.967.641,31 |
Kabupaten Barito Timur
| Sektor | UMSK 2026 |
| Industri Minyak Mentah Kelapa Sawit (Crude Palm Oil) | Rp3.771.746,00 |
| Perkebunan Buah Kelapa Sawit | Rp3.771.746,00 |
| Pertambangan Batu Bara | Rp3.790.327,00 |
Kabupaten Barito Selatan
| Sektor | UMSK 2026 |
| Perkebunan Buah Kelapa Sawit | Rp4.056.576,00 |
| Pertambangan Batu Bara | Rp4.067.140,00 |
Kabupaten Barito Utara
| Sektor | UMSK 2026 |
| Perkebunan Buah Kelapa Sawit | Rp4.095.118,07 |
| Pertambangan Batu Bara | Rp4.095.936,68 |
Kabupaten Kotawaringin Timur
| Sektor | UMSK 2026 |
| Perkebunan Buah Kelapa Sawit | Rp3.762.857,50 |
Kabupaten Murung Raya
| Sektor | UMSK 2026 |
| Bank Umum Konvensional | Rp4.007.626,00 |
| Pemanfaatan Kayu Hutan Alam | Rp4.038.026,00 |
| Aktivitas Penunjang Pertambangan dan Penggalian Lainnya | Rp4.048.021,00 |
| Penyedia Jasa Boga Periode Tertentu | Rp4.007.626,00 |
| Aktivitas Penyediaan Tenaga Kerja Waktu Tertentu | Rp4.007.626,00 |
| Aktivitas Keamanan Swasta | Rp4.007.626,00 |
| Aktivitas Penatu | Rp4.007.626,00 |
| Perkebunan Buah Kelapa Sawit | Rp4.038.026,00 |
| Pertambangan Batu Bara | Rp4.048.021,00 |
| Pertambangan Emas dan Perak | Rp4.048.021,00 |
Aturan Penerapan UMP Kalimantan Tengah 2026
Berdasarkan Undang-Undang yang tertera dalam PP Nomor 51 Tahun 2023, UMP diterapkan bagi para pekerja baru yang belum mencapai masa kerja 1 tahun. Oleh karena itu, pemberlakuan UMP 2026 hanya untuk pekerja/buruh baru saja.
Bagi para pekerja/buruh yang telah bekerja lebih dari 1 tahun akan mengikuti pengupahan struktural yang berlaku.
Membandingkan UMP 2026 Kalimantan Tengah dengan Biaya Hidup Layak
Kemnaker resmi menetapkan KHL sebagai acuan utama untuk menghitung upah minimum setiap daerah. Hal ini dijelaskan juga melalui publikasi resmi media sosial Facebook Kemnaker agar upah minimum setiap provinsi lebih adil dan fleksibel, serta mengikuti kondisi ekonomi setiap provinsi. Termasuk dalam menghitung kenaikan UMP Kalimantan Selatan.
Perhitungan KHL yang diperbarui sejak tanggal 20 Desember 2025 lalu menggunakan metode ILO, formula yang mempertimbangkan kebutuhan rumah tangga. Berdasarkan data yang dijabarkan Kemnaker, KHL Kalimantan Tengah sebesar Rp4.279.888.
Jika mengutip data yang dihimpun BPS Kalimantan Tengah melalui akun Instagram @Kaltengpedia, rata-rata pengeluaran penduduk Kalimantan Tengah tahun 2025 di perkotaan dan perdesaan mencapai Rp1.596.165. Sementara pengeluaran biaya hidup di Kota Palangka Raya pada tahun 2025 rata-rata mencapai Rp1.933.409 per bulan. Hampir mencapai 2 juta rupiah perbulan.
Namun, melihat survei data yang dihimpun BPS Kalteng 2024 melalui publikasi Instagram @Kalselmedia, biaya pengeluaran rumah tangga tahun 2022–2023 di Kota Palangkaraya dapat mencapai Rp8.185.155 per bulan.
Sehingga, jika membandingkan UMP 2026 Kalimantan Tengah sebesar 3,6 juta rupiah dengan biaya pengeluaran yang tercatat di tahun 2024, diperkirakan biaya hidup belum dapat terpenuhi. Begitu pula membandingkan biaya UMP dengan KHL di Kalimantan Tengah yang terhitung tinggi.
Apabila membandingkan biaya UMP Kalimantan Tengah dengan pengeluaran rata-rata di Kota Palangkaraya yang tercatat pada tahun 2025, diperkirakan biaya hidup di Kalimantan Tengah masih dapat terpenuhi.
Perbandingan biaya hidup ini hanyalah perkiraan saja. Sehingga, mengenai biaya hidup yang diperlukan kembali lagi dengan kebutuhan masing-masing individu, apakah pengeluaran dapat lebih banyak, cukup, atau belum terpenuhi. (Kanalkalimantan.com/kk)
-
HEADLINE16 jam yang laluBanjir Kalsel Bencana Ekologis, Wapres Gibran Sebut Ada Kesalahan Tata Ruang
-
Pemprov Kalsel3 hari yang laluGubernur Muhidin Melantik 11 Pejabat, Ini Nama-namanya
-
HEADLINE3 hari yang laluTidur Bertahan Hidup di Atas Apar-Apar, Banjir Kabupaten Banjar Meluas
-
HEADLINE1 hari yang laluBanjir di Kalsel, Mahasiswa: Warga Tak Hanya Butuh Logistik, Tapi Solusi Jangka Panjang!
-
Kalimantan Utara2 hari yang laluJadi UMP Tertinggi, Segini Rincian UMP dan UMK Kalimantan Utara 2026, Naik 5,45%!
-
HEADLINE1 hari yang laluTinjau Banjir di Kalsel, Wapres Gibran Minta Percepatan Pemulihan



