Kota Banjarmasin
Lahan Pinggiran Kota Terbakar, Warga Banjarmasin Mulai Terhirup Kabut Asap
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Titik api mulai muncul membakar lahan kosong di wilayah Kota Banjarmasin, Senin (26/6/2023) siang.
Kobaran api membakar lahan seluas kurang lebih 200 meter persegi di Jalan Gubernur Soebardjo atau Lingkar Selatan Handil Palung Kuin Kacil, Kelurahan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin.
Diketahui lokasi lahan ini berbatasan langsung dengan wilayah Kecamatan Aluhaluh, Kabupaten Banjar.
Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin, titik api dilaporkan nampak membesar pada pukul 13.06 Wita.
Baca juga: Tepat Sasaran Penyaluran KUR dan Pemanfaatan SIKP, Pemko Banjarbaru Terbaik Pertama di Kalsel

“Lahan yang terbakar ialah lahan semak belukar kurang lebih seluas 200 meter persegi di titik koordinat 3,36804″S, 114,57710″E,” ujar Kepala Pelaksana BPBP Kota Banjarmasin, H Husni Thamrin, Senin (26/6/2023) petang.
Personel BPBD Banjarmasin langsung diterjunkan memadamkan api di lahan itu. Perlu waktu dua jam lebih hingga akhirnya pemadam kebakaran gabungan dapat menguasai api yang membakar lahan kosong itu.
“Petugas melakukan pemadaman dari pukul 13.40 hingga 15.00 Wita sampai api sudah padam sepenuhnya,” sebutnya.
Dengan sumber air yang mencukupi, petugas tanpa kendala berhasil memadamkan api. Untuk sementara pihak berwajib tengah menyelidiki penyebab kebakaran lahan tersebut.
Baca juga: Cek Lahan Terbakar di Banjarbaru, Direktur Pengendalian Karhutla Turun Lapangan
Lebih jauh diketahui lahan yang terbakar itu juga merupakan lahan kosong milik atau aset Pemko Banjamasin yang dipergunakan sebagai Tempat Pembuangan Akhir alias TPA Basirih.
Sementara itu, dampak dari kebakaran hutan dan lahan yang melanda sejumlah lokasi di pinggiran Kota Banjarmasin turut dirasakan warga.
Salah satunya Ernawati, seorang warga yang bermukim di Kecamatan Banjarmasin Utara tepatnya di Sultan Adam Banjarmasin.
Dia mengaku sudah merasakan udara tak nyaman di sekitarnya mulai dipenuhi kabut asap sejak hari Minggu (25/6/2023) lalu.
“Di Sultan Adam mulai berasa asapnya, dari Minggu malam kemarin,” ungkap Ernawati, warga Jalan Sultan Adam ini.
Baca juga: Peringatan HANI 2023, Ini Kata Wawali Wartono
Apalagi sambungnya, wilayah yang ia tinggali saat ini berdekatan dengan Kabupaten Barito Kuala yang juga sering menjadi titik kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Kalsel.
“Kami dekat dengan Anjir Barito Kuala yang kebakaran juga, jadi dampak kabut asapnya ikut kami rasakan,” imbuhnya.
Erna berharap agar bencana kebakaran lahan dan hutan maupun bencana kabut asap dapat segera berakhir dan tidak semakin menyebar ke wilayah tetangga. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
-
HEADLINE3 hari yang laluMenhub: KNKT Investigasi Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluPeduli Keselamatan Relawan Pemadam, Bupati Banjar Serahkan 350 Alat Pelindung Diri
-
HEADLINE2 hari yang laluBangkai Kapal Virgo Transport 8 Tenggelam di Kedalaman 30 Meter
-
HEADLINE2 hari yang laluBMKG: DIY Terpanjang, Kalsel dan Kalteng 89 Hari Tanpa Hujan
-
HEADLINE3 hari yang laluOperasi SAR Bawah Air, Kopaska Diterjunkan Cari 129 Korban Kapal Virgo
-
Kalimantan Selatan3 hari yang laluBasarnas Kerahkan 22 Armada Cari 129 Korban Kapal Virgo


