HEADLINE
Komentar Warganet Singgung Relawan BPK, Berakhir Minta Maaf di Mapolsek Gambut
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Akibat komentar di akun media sosial Instagram bernada menghujat relawan barisan pemadam kebakaran (BPK), seorang lelaki dibawa ke Mapolsek Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Kamis (21/9/2023) malam.
Berawal dari sebuah komentar pemilik akun badutbanjarmasin.planetbadut yang menulis “Banyak pemadam dikalsel ini munya hutan kebakar, ku liat herlykopter aja bagawian itupun ada sebuting aja, pemadam palingan yang dibayar pemerintah itupun sebuah aja dibagi bginya tempat lain (emoticon tepuk tangan). Percuma banyak pemadam buhannya kulir memadamkn hutan kulir bebuang minyak kecuali ada rumah kebakar hanyar turunan pemadamnya lambat banar (emoticon tepuk tangan), itu aja infonya kaya rumah ulun dilandasan ulin masuk komlek dah kadada datangan pemadam ada sebuah aja pemadam dari pemkod (emoticon tertawa ) #bpkkalsel nih belom sip banar lagi”.

Baca juga: Kebakaran di Sungai Jingah Hanguskan 13 Rumah, 60 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal
Perihal itu membuat segenap relawan barisan pemadam kebakaran Kalsel tidak terima dengan adanya komentar seperti yang dilontarkan oleh pemilik akun badutbanjarmasin.planetbadut.
“Komentarnya itu meulah (Membikin, red) relawan tersinggung, lalu terjadi kegaduhan (keributan) di berbagai grup antar relawan,” ucap Amang Udin, perwakilan kerukunan relawan Gambut.
Tidak membutuhkan waktu lama, relawan BPK akhirnya menemukan pemilik akun tersebut dan meminta pemilik akun untuk klarifikasi dan meminta maaf atas komentar bernada menghujat relawan BPK dan Damkar.
Pemilik akun akhirnya bersedia untuk berhadir dan meminta maaf atas sikapnya.
Baca juga: Karhutla Hanguskan SMPN 2 Gambut, Satu Rumah Warga Tak Bersisa
“Ia pun membuat surat pernyataan permohonan minta maaf secara tertulis di atas materai dan berjanji tidak tidak akan mengulangi perbuatannya semacam ini lagi di waktu yang akan datang,” ucap Amang Udin.
“Semoga dengan cara ini tidak ada lagi warga yang menghujat atau pun memojokkan relawan pemadam kebakaran, baik di media sosial maupun di kehidupan sehari-hari, kritik boleh tapi lihat kondisi dan fakta di lapangan,” ucapnya Yandi, anggota kerukunan relawan Gambut.
Mediasi difasilitasi anggota Polsek Gambut berlangsung di ruang restorative justice, disaksikan oleh anggota Polsek dan Bhabinkamtibmas Gambut, dan perwakilan kerukunan relawan BPK Gambut diantaranya Amank Udin, H Alap, H Hazmi, Yandi, Yudha dan lainnya. (Kanalkalimantan.com/nh)
Reporter : nh
Editor : bie
-
Kalimantan Selatan1 hari yang laluAnjangsana Pemprov Kalsel, Rudy Ariffin Dukung Keberlanjutan Pembangunan
-
Kabupaten Banjar20 jam yang laluSelawat Bergema di Alun-alun Ratu Zalecha, Al-Habib Ali Zainal Abidin Pimpin Banjar Berselawat
-
PTAM INTAN BANJAR2 hari yang laluKarhutla di Jalan Gubernur Syarkawi Ancam Pipa Distribusi Utama, PTAM Intan Banjar Lakukan Pemadaman
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluWali Kota Lisa Melepas Kontingen Banjarbaru ke Jamnas Pramuka XII 2026
-
HEADLINE3 hari yang laluKebakaran di Kawasan Tahura Sultan Adam Berhasil Dipadamkan
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluLapuk Atap Bocor, Renovasi TPA Darul Falah Dibantu Wali Kota Banjarbaru


