Kabupaten Kapuas
318 Kejadian Karhutla di Kapuas Hanguskan 2.729,52 Hektare
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, sepanjang Januari hingga 24 September 2026 mencapai 2.729,52 hektare lahan yang terbakar.
“Berdasarkan data Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Kekeringan dan Karhutla Kabupaten Kapuas, luasan lahan yang terbakar tersebut berasal dari ratusan kejadian yang tersebar di sejumlah wilayah kecamatan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kapuas, Pangeran S Pandingan, Jumat (25/9/2026) siang
Per 24 September 2026, tercatat 318 kejadian Karhutla di wilayah Kabupaten Kapuas. Selain itu, pemantauan juga menunjukkan terdapat 27.580 titik panas atau hotspot yang terdeteksi sepanjang periode tersebut.
Baca juga : Beli Tiket Pestapora 2026 Cicilan 0% Pakai BRI Kartu Kredit
Sementara untuk data harian pada tanggal 23 September 2026, ada 10 kejadian Karhutla yang tersebar di delapan kecamatan, yakni Kecamatan Selat, Kapuas Hilir, Kapuas Timur, Kapuas Murung, Dadahup, Basarang, Mantangai, dan Timpah.
Sedangkan pada tanggal 24 September 2026, tercatat 16 kejadian Karhutla yang tersebar di delapan kecamatan di daerah setempat, yakni Kecamatan Selat, Kapuas Hilir, Kapuas Timur, Kapuas Barat, Dadahup, Basarang, Mantangai, dan Kapuas Tengah.
Pemkab Kapuas bersama unsur terkait terus melakukan upaya pencegahan dan penanganan Karhutla melalui koordinasi lintas sektor. Penanganan dilakukan dengan melibatkan BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, pemadam kebakaran, pemerintah kecamatan dan desa, serta masyarakat.
Baca juga : Perbaikan Jalan Batulicin – Bunglai Ditarget Rampung Oktober 2026
Petugas juga terus melakukan pemantauan terhadap titik panas yang terdeteksi untuk memastikan potensi kebakaran dapat segera ditindaklanjuti sebelum meluas.
Selain pemadaman, upaya pencegahan juga menjadi bagian penting dalam penanganan Karhutla. Masyarakat diimbau tidak melakukan pembukaan maupun pembersihan lahan dengan cara membakar, karena api dapat dengan cepat menyebar, terutama ketika kondisi cuaca panas dan kering serta angin cukup kencang.
Pemerintah daerah mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api atau kebakaran lahan di sekitar lingkungan mereka.
Baca juga : Napi Kakap di Lapas Cibinong Ada Sambo hingga Harvey Moeis
Dengan masih tingginya potensi karhutla, sinergi seluruh pihak dinilai diperlukan untuk menekan luasan lahan terbakar dan mencegah munculnya kebakaran baru di wilayah Kabupaten Kapuas.
Upaya tersebut diharapkan dapat menjaga lingkungan, melindungi permukiman dan lahan masyarakat, sekaligus mengurangi dampak asap yang dapat mengganggu kesehatan dan aktivitas warga. (Kanalkalimantan.com/ags)
Reporter : ags
Editor: kk
-
HEADLINE2 hari yang laluNapi Kakap di Lapas Cibinong Ada Sambo hingga Harvey Moeis
-
HEADLINE1 hari yang laluUdara Palangka Raya Disebut Normal, Warga: Coba Berkantor Sebulan di Sini
-
HEADLINE3 hari yang laluTemuan Sidak Ombudsman: Hunian Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluISPA di Kapuas Capai 2.465 Kasus, Kecamatan Selat Tertinggi
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluPosko Induk Karhutla Kapuas Kedatangan Gubernur Kalteng
-
Kota Palangkaraya3 hari yang laluPembunuh IRT di Palangka Raya Ternyata Suami Sendiri


