Connect with us

HEADLINE

KH Ma’ruf Amin : Menjaga Islam dari Paham Menyimpang, Radikal dan Intoleran

Diterbitkan

pada

Peringatan Harlah (Hari Lahir) Nahdlatul Ulama ke-93 dan Istigotsah sekaligus pelantikan PW ISNU (Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama) Kalsel digelar di Universitas NU Kalsel. Foto : Mario

BANJARMASIN, Peringatan Harlah (Hari Lahir) Nahdlatul Ulama ke-93 dan Istigotsah sekaligus pelantikan PW ISNU (Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama) Kalsel digelar di Universitas NU Kalsel, jalan Ahmad Yani KM 12,5, dihadiri KH Ma’ruf Amin, Sabtu (26/1).

KH Ma’ruf Amin mengajak agar umat menjaga agama Islam dari paham-paham yang menyimpang, radikalisme, intoleran, bahkan hingga merusak tatanan hubungan persaudaran baik sesama umat Islam sendiri maupun antar umat beragama. Andaikata paham-paham seperti itu berkembang, Indonesia akan mengalami goncangan seperti yang dialami oleh negara-negara di Afghanistan, Libanon, dan Syiria.

“Oleh karena itu paham ini tidak boleh berkembang di Indonesia. Harus kita kembangkan dan kuatkan, yaitu paham Ahlu Sunnah wal Jama’ah menurut ajaran NU,” ujarnya.

Selain itu juga mengajak umat Islam agar terus melakulan perubahan yang lebih baik dan terus berkelanjutan.

Cicit Syekh Nawawi Al Bantani ini menyampaikan harapan agar NU bergerak lebih masif ke depannya, baik dalam mengawal negara, menjaga agama, dalam perbaikan-perbaikan masyarakat, dan pelayanan-pelayanan yang harus diberikan seperti layanan sosial dan pendidikan.

Ia sempat membahas sosok Dr KH Idham Chalid  dalam sambutannya, KH Ma’ruf Amin menyatakan KH Idham Chalid merupakan sosok hebat baginya.  “Beliau itu memimpin NU selama 28 tahun. Bukan orang sembarangan. Artinya beliau itu dipilih 5 kali muktamar,” ucapanya.

Semasa hidup KH Idham Khalid, ia mengaku sering bertemu, berdiskusi, mendapat masukan, ilmu, serta bimbingan. Selain ilmu agama, KH Idham Chalid juga ahli perihal pengetahuan kenegaraan.

Ketua Pengurus Cabang PMII Kalsel, Muhammad Ramli berharap dalam menuju 1 abad NU harus semakin kokoh. Peran NU untuk bangsa dan negara semakin menjadi bagian penting dalam menjaga kesatuan dan persatuan. (mario)

Reporter:Mario
Editor:Abi Zarrin Al Ghifari

Bagikan berita ini!
  • 1
    Share