Connect with us

DPRD BANJARBARU

Ketua DPRD Banjarbaru Apresiasi Relawan Hadapi Karhutla

Diterbitkan

pada

Ketua DPRD Kota Banjarbaru Muhammad Syahrial menyalami relawan yang mengikuti Apel Siaga Bencana Karhutla di lapangan Dr Murdjani. Foto: Humas DPRD Banjarbaru

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Muhammad Syahrial mengapresiasi peran relawan yang membantu pemerintah menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

“Kami mengapresiasi seluruh relawan yang bergerak membantu menangani Karhutla, mereka hadir tanpa mengharapkan imbalan bahkan kadang dengan biaya sendiri ke lokasi ketika terjadi kebakaran,” ujar Syahrial, Senin (10/8/2026).

Menurut Ketua DPRD Banjarbaru, keberadaan relawan yang tersebar itu menjadi kekuatan penting dalam penanganan Karhutla, terutama karena mereka dapat bergerak cepat ketika menerima informasi adanya titik api.

Baca juga: Kebakaran di Kawasan Tahura Sultan Adam Berhasil Dipadamkan

Syahrial menilai semangat membantu dan menolong yang ditunjukkan relawan patut dihargai, karena rela meluangkan waktu, tenaga, dan mempertaruhkan keselamatan demi untuk membantu memadamkan api.

“Mereka tanpa dibayar menjalankan tugas secara sukarela mendatangi lokasi Karhutla memadamkan kobaran api. Itu bentuk kepedulian dan pengabdian yang sangat kami apresiasi tinggi,” jelasnya.

Dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru bersama jajaran TNI dan Polri serta unsur terkait menyiapkan personel menangani Karhutla.

Baca juga: DPRD Kapuas Bimtek Peningkatan Kapasitas Pembahasan Anggaran Daerah

Syahrial mengatakan sinergi pemerintah, aparat keamanan, BPBD, relawan, dan masyarakat harus terus diperkuat, karena penanganan Karhutla tidak dapat dilakukan satu pihak saja.

“Kami mendukung langkah Pemko Banjarbaru, TNI, Polri dan relawan menyiapkan personel hadapi Karhutla. Kolaborasi itu harus terus diperkuat agar setiap kejadian dapat ditangani dengan cepat,” tegasnya. (Kanalkalimantan.com/bie)

Reporter: bie
Editor: kk


iklan

Komentar

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca