HEADLINE
Kesehatan Perempuan dan Kesetaraan Gender Bahasan W20 di Kalsel
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kalimantan Selatan (Kalsel) menjadi tuan rumah W20 Presidensi Indonesia dengan tema “Promoting Health Response To Recover Together Equally”, Banjarmasin, Rabu (23/3/2022).
Melalui W20 ini, Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, berharap dapat terjalin sinergi dan terhimpun masukan bagi pemimpin dunia untuk mewujudkan kesetaraan gender, tidak terkecuali dalam upaya respons kesehatan yang setara.
Dalam dua tahun terakhir masa pandemi Covid-19, peningkatan kematian ibu dan tingginya angka stunting cukup menjadi perhatian.
“Kesehatan perempuan dalam hal reproduksi dan pemenuhan gizi juga membutuhkan perhatian yang spesifik, sebab akan berpengaruh pada generasi yang akan datang,” ucap Sahbirin.
Baca juga : Kaji Tiru Tata Kelola Arsip di Dinas Arpus Jateng, Kadispersip Kalsel Bertemu Gubernur Ganjar Pranowo
Sahbirin berharap, kesempatan menjadi tuan rumah bisa menjadi peluang untuk mengenalkan Kalsel dengan berbagai keunikan dan potensi ekonomi yang dimiliki ke kancah internasional.
Apalagi, upaya dan kerja keras pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan dalam memajukan daerah telah berhasil meraih berbagai penghargaan.
“Penghargaan yang berhasil diraih Banjarmasin dan Provinsi Kalsel antara lain, pada tahun 2019 Provinsi Kalsel mendapatkan penghargaan dari Kementerian PPPA terkait pembina terbaik forum anak,” kata Sahbirin.
Pada tahun 2021, Kota Banjarmasin mendapatkan penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) tingkat utama, atas komitmen pencapaian dan perwujudan kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak, serta pemenuhan kebutuhan anak. Pada tahun yang sama, Banjarmasin juga mendapatkan penghargaan Kota Layak Anak tingkat madya.
Baca juga : Jesalyn, Pelajar SMAN 2 Palangkaraya Kalahkan Siswa 23 Negara di Youth International Science Fair
Sahbirin mengatakan, Pemerintah Provinsi Kalsel berkomitmen menjadikan pengarustamaan gender sebagai prioritas pembangunan, yang tidak hanya tertuang dalam dokumen, namun dalam bentuk partisipasi aktif.
“Dari dulu, kultur masyarakat memberikan ruang bagi perempuan untuk berperan di berbagai sektor kehidupan. Banyak sekali perempuan di Kalsel berperan besar dalam mendukung perekonomian keluarga, mulai dari bertani, menjadi perajin anyaman, menyadap karet, pedagang di pasar terapung, hingga bekerja di sektor swasta dan pemerintah,” ucap Sahbirin. (Kanalkalimantan.com/al)
Reporter : al
Editor : bie
-
Komunitas2 hari yang laluKebersamaan PRTB Banjarmasin dalam Reuni dan Halalbihalal
-
Kriminal Banjarmasin2 hari yang laluTiga Pelaku Pengeroyokan di Sungai Bilu Menyerahkan Diri ke Polisi
-
Kabupaten Banjar11 jam yang laluWabup Lantik 177 Pejabat di Lingkungan Pemkab Banjar
-
Kabupaten Kapuas1 hari yang laluHari Jadi ke-220 Kota Kuala Kapuas, Gubernur Kalteng: Penguatan Sektor Pertanian
-
HEADLINE2 hari yang laluJemaah Haji Mulai Diberangkatkan 22 April
-
Ekonomi1 hari yang laluEkonomi dan Fiskal Kalsel Awal 2026 Positif, Inflasi Bulanan 0,86 Persen





