Kabupaten Kapuas
Kembangkan TPST Pemkab Kapuas Dapat Suntikan Dana dari Bank Dunia
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas mendapat suntikan pendanaan dari Bank Dunia melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk pengelolaan sampah berbasis Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).
Total anggaran yang dikucurkan mencapai sekitar Rp120 miliar dan akan dialokasikan selama lima tahun.
Perlu diketahui TPST yaitu fasilitas pengelolaan sampah yang mengintegrasikan berbagai proses seperti pengumpulan, pemilahan, penggunaan ulang, daur ulang, pengolahan, hingga pemrosesan akhir sampah untuk mengurangi dampaknya terhadap lingkungan.
Baca juga: Tinjau Banjir di Kalsel, Wapres Gibran Minta Percepatan Pemulihan
Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekda) Kabupaten Kapuas, Usis I Sangkai mengatakan, program TPST sejalan dengan kebijakan nasional yang menempatkan sektor persampahan sebagai salah satu upaya transformasi (game changer) dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045.
“Pengelolaan sampah tidak lagi dipandang sebagai urusan teknis semata, tetapi menjadi bagian dari transformasi pembangunan nasional. Kapuas menjadi salah satu daerah yang dipercaya mengimplementasikan platform pengelolaan sampah nasional,” kata Usis, Kamis (8/1/2026) siang.
Menurut Usis pendekatan yang digunakan bersifat hulu ke hilir, mulai dari pengurangan sampah di sumber hingga pengolahan akhir. Konsep ekonomi sirkular juga diterapkan agar sampah memiliki nilai tambah dan tidak sekadar menjadi beban lingkungan.
Baca juga: Lengkap! UMP dan UMK Kalimantan Tengah 2026, Palangkaraya Masih Masuk Peringkat Terendah
Selain itu, perencanaan dilakukan secara terintegrasi dengan prinsip Full Cost Recovery (FCR) guna menjamin keberlanjutan layanan. Program ini turut mendorong keikutsertaan masyarakat, penguatan kapasitas pemerintah daerah, serta partisipasi seluruh pemangku kepentingan.
“Dalam skema ini juga ditegaskan pemisahan peran antara operator dan regulator agar tata kelola pengelolaan sampah berjalan profesional, transparan, dan akuntabel,” tegas Usis.
Pemkab Kapuas berharap, dukungan pendanaan dan pendampingan dari Bank Dunia mampu mempercepat pembenahan sistem persampahan, meningkatkan kualitas lingkungan, serta mendukung target pembangunan berkelanjutan di daerah. (Kanalkalimantan.com/ags)
Reporter: ags
Editor: kk
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluJelang Dioperasikan, Tugu 0 Kilometer Kalsel Memasuki Penyempurnaan Akhir
-
HEADLINE3 hari yang laluSPAM Regional Tanahbumbu-Kotabaru Dukung Air Bersih di Wilayah Pesisir
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluPemko Banjarmasin Lelang 112 Aset Daerah, Kendaraan Dinas hingga Bongkaran Bangunan
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluSafari Ramadan Wali Kota Lisa Serahkan Hibah Tempat Ibadah
-
Hukum1 hari yang laluSabu 29 Kg Masuk Banjarmasin Jalur Darat dari Kalbar
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluPembakal Telaga Baru Sampaikan Aspirasi Masyarakat ke Wabup Banjar

