Connect with us

HEADLINE

Kembali Berkeliaran, Manusia Gerobak, Badut dan Pengemis Terjaring Satpol PP Banjarbaru

Diterbitkan

pada

Manusia gerobak yang terjaring operasi patroli cipta kondisi di Kota Banjarbaru, Jumat (9/4/2021) pagi. Foto: satpol pp banjarbaru
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Aparat penegak ketertiban umum kembali dibikin ‘pusing’, seakan tak pernah habis terkait permasalahan para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang berkeliaran di sejumlah titik di Kota Banjarbaru.

Pengemis, manusia gerobak, dan badut jalanan menjelang bulan Ramadhan, kembali muncul di beberapa titik.

Satpol PP Kota Banjarbaru Bidang Tibum Tranmas Seksi Opsdal menggelar patroli cipta kondisi di beberapa wilayah Kota Banjarbaru, Jumat (9/4/2021) pagi.

Hasilnya, saat razia petugas mendapati seorang badut karakter yang beraktifitas di jalan A Yani -dekat Qmall-, serta beberapa pengemis dan manusia gerobak di Jalan A Yani Kota Banjarbaru.



Pengemis jalanan kedapatan Satpol PP berkativitas di trotoar Jalan A Yani. Foto: satpol pp banjarbaru

Ironisnya para pengemis dan manusia geribak kebanyakan dari mereka melibatkan anak di bawah umur, disinyalir para pengemis meminta dikasihani karena kehadirian anak-anak.

Hasilnya beberapa badut jalanan, pengemis, dan manusia gerobak terjaring dan mendapat tindakan persuasif, edukatif, dan humanis.

Kasat Pol PP Marhain Rahman melalui PPNS Seksi Opsdal Satpol PP Banjarbaru, Yanto Hidayat mengatakan pihaknya tidak mengambil tindakan tegas terhadap para pelanggar itu.

“Mereka (pengemis dan manusia gerobak, red) diminta tidak beraktivitas di jalanan, sedangkan badut jalan kami bawa ke kantor diminta keterangan dan perjanjian tidak mengulangi perbuatan di tempat atau jalan umum,” kata Yanto Hidayat.

Badut jalanan diamankan anggota Satpol PP Banjarbaru, Jumat (9/4/2021) pagi. Foto: satpol pp banjarbaru

Dengan mendapat teguran yakin suatu saat pelanggar akan malu sendiri sehingga sadar akan tindakannya yang dianggap menganggu ketertiban dan kenyamanan masyakarat.

Terkait badut jalanan kata Yanto pihaknya juga sudah menempatkan personil di titik-titik pa badut jalanan beraksi dan tidak ada lagi muncul.

“Ketika petugas jaga tidak ada mereka kembali bermunculan lagi, dari Batas Kota hingga Qmall dan SPBU simpang empat,” ujar Yanto.

Terkait tindakan yang dilakukan, petugas tetap berupaya semaksimal mungkin melihat dasar dan mempertimbangkan sisi kemanusiaan agar tercipta ketentraman dan ketertiban umum di wilayah Kota Banjarbaru. (kanalkalimantan.com/ai)

 

Reporter : Ai
Editor : Kk

 

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->