Kota Banjarmasin
Kebahagiaan Guru Honorer Banjarmasin Setelah Walikota Revisi SK
BANJARMASIN, Ribuan guru honorer di Kota Banjarmasin akhirnya lega. Ini setelah Walikota Banjarmasin Ibnu Sina meneken revisi SK Nomor 267 Tahun 2018 tentang Pengangkatan Guru Honorer non PNS. Sebelumnya, 10 perwakilan dari 1.300-an guru honorer bertemu Walikota di Balai Kota Banjarmasin, Kamis (17/1) lalu.
Ketua Forum Guru Honorer se-Kota Banjarmasin Muhammad Ali Wardana mengatakan, ribuan guru honorer bersyukur karena aspirasinya direspons Ibnu Sina dan Dinas Pendidikan Banjarmasin. Ali mendesak revisi SK Wali Kota Banjarmasin karena menghambat sertifikasi guru honorer.
“Saya ucapkan terima kasih banyak akan dukungan semua pihak, baik itu dari Dinas Pendidikkan maupun wali kota Banjarmasin yang telah menyetujui SK hari ini,” tutur Ali Wardana.
Dilansir banjarhit.id dan kumparan.com, revisi menyangkut kesalahan penetapan SK guru honorer yang diangkat sebagai pegawai pemerintahan non PNS. Meskipun SK terbit pada 2017, tapi diteken pada 2018. Kesalahan ini merugikan guru honorer karena tak memenuhi syarat pengangkatan dan sulit ikut sertifikasi.
Ali pun pernah mengadukan persoalan ini ke Ombudsman Kalsel pada 18 Desember 2018. Menurut Ali, sertifikasi guru honorer mesti dipermudah demi mendapatkan tunjangan fungsional, mengikuti Uji Kompetensi Guru (UKG), dan beasiswa pendidikan. Sebab SK merupakan bukti status tenaga pendidik dari pemerintah daerah yang mengacu Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK).
Selain itu, kata Ali, SK sebagai dasar keikutsertaan Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi honorer. Ia berkata PPG sangat penting bagi guru untuk mendapat sertifikat. “Karena sertifikasi nanti sebagai tunjangan dan salah satu syarat sesuai Undang-Undang Nomor 49 Tahun 2018 tentang Persyaratan untuk Rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K),” katanya saat pertemuan di Ombudsman Kalsel.
Sementara itu, Ibnu Sina turut mengapresiasi atas kontribusi guru honorer di Kota Banjarmasin. Menurut dia, peran guru honorer turut memberikan edukasi terhadap masa depan generasi anak di Kota Banjarmasin. “Saya ucapkan terimakasih akan aspirasi yang telah disampaikan para guru honorer, dan semuanya sudah bisa diselesaikan dengan baik. Hari ini ditandatangani SK pengangkatan guru honorer non PNS,” katanya. (zah/kum)
-
HEADLINE2 hari yang laluProyek Strategis Kalsel: Jembatan Pulau Laut, Jalan Lintas Tengah, KEK Mekar Putih
-
PUPR PROV KALSEL3 hari yang laluPerkuat Peran Sub-urusan Jasa Konstruksi di Daerah, PUPR Kalsel Gelar Rakor
-
kampus3 hari yang laluYudisium FKIP ULM 2026 Luluskan 257 Mahasiswa
-
Kriminal Banjarmasin3 hari yang laluPolisi Ungkap Motif Penusukan Berakhir Nyawa di Sungai Jingah
-
HEADLINE2 hari yang laluPembebasan Lahan Bendungan Riam Kiwa Disiapkan Rp150 Miliar
-
Kalimantan Tengah2 hari yang laluSatgas PKH Sita Tambang Batu Bara Milik Samin Tan di Kalteng





