PUPR PROV KALSEL
Perkuat Peran Sub-urusan Jasa Konstruksi di Daerah, PUPR Kalsel Gelar Rakor
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Rapat Koordinasi (Rakor) Jasa Konstruksi Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) di Aula Kantor PUPR, Banjarbaru, Selasa (7/4/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Penguatan Kelembagaan dan Peningkatan Kompetensi SDM Konstruksi untuk Mewujudkan Infrastruktur Daerah yang Berkelanjutan dan Berdaya Saing di Provinsi Kalimantan Selatan” itu dibuka oleh Kepala Dinas PUPR Kalsel, M Yasin Toyib.
Dalam sambutannya kepala Dinas PUPR Kalsel menegaskan bahwa rakor ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran sub-urusan jasa konstruksi di daerah.
Baca juga: Bupati Wiyatno Buka Expo Kapuas Bersinar 2026

“Rapat koordinasi ini merupakan upaya bersama dalam memperkuat peran jasa konstruksi, yang difasilitasi oleh pemerintah daerah melalui Bidang Bina Konstruksi Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Selatan,” ujar dia.
Menurut dia, terdapat dua aspek utama yang menjadi kunci dalam mewujudkan infrastruktur yang berkelanjutan dan berdaya saing, yakni penguatan kelembagaan serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) konstruksi.
Ia menjelaskan, penguatan kelembagaan diperlukan agar penyelenggaraan jasa konstruksi di daerah dapat berjalan lebih terstruktur, profesional, dan sesuai regulasi.
Baca juga: BPBD Banjar Langsung Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Tanjung Rema

Hal ini mencakup peningkatan kapasitas organisasi, kejelasan peran dan fungsi, serta sinergi antar pemangku kepentingan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Di sisi lain, peningkatan kompetensi SDM konstruksi juga menjadi keharusan, seiring dengan semakin kompleksnya tuntutan pembangunan infrastruktur.
Oleh karena itu, melalui pelatihan, sertifikasi, dan pembinaan berkelanjutan, tenaga kerja konstruksi di Kalsel diharapkan mampu meningkatkan daya saing di tingkat regional maupun nasional.
Baca juga: Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik
“Pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi juga pada proses yang berkualitas, efisien, dan ramah lingkungan.
Ini membutuhkan dukungan kelembagaan yang kuat serta SDM yang kompeten,” katanya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota dalam menyelaraskan program, meningkatkan kualitas pembinaan jasa konstruksi, serta mendorong terciptanya iklim usaha konstruksi yang sehat dan kompetitif.
Baca juga: Yudisium FKIP ULM 2026 Luluskan 257 Mahasiswa
Melalui rakor ini, diharapkan terbangun kesepahaman bersama serta komitmen yang kuat dalam penguatan kelembagaan dan peningkatan kompetensi SDM konstruksi di masing-masing daerah.
“Kepada seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan aktif dan memberikan masukan konstruktif agar hasil rakor dapat memberikan manfaat nyata serta dapat diimplementasikan di daerah masing-masing,” pungkas dia. (kanalkalimantan.com/MCKalsel)
Editor: Dhani
-
HEADLINE3 hari yang laluPerbaikan Pipa Jebol BPAM Banjarbakula Ditarget Rampung 10 Hari
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluWali Kota Lisa Halaby Bagikan Masker dan Sembako di Kawasan CFD Murdjani
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluSiapkan Pembasahan 1.650 Hektare Gambut di Kalsel
-
Kabupaten Kapuas1 hari yang laluKades Pulau Kaladan Apresiasi Bantuan Pangan ke Warga Terdampak Karhutla
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluBangkai Kapal Virgo Proses Pengangkatan, 53 Korban Belum Ditemukan
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluSudah 630 Hektare Lahan Terbakar, Pemkab Banjar Siapkan 150 Personel Gabungan



