Kota Banjarmasin
Kasus Covid-19 Naik, Kelurahan Zona Merah di Banjarmasin Kembali Muncul
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro di Kota Banjarmasin, rupanya tidak berpengaruh besar dalam menekan angka penyebaran Covid-19.
Zona merah penyebaran Covid-19 di Banjarmasin kembali muncul di kelurahan. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Machli, Rabu (17/2/2021).
Ia mengatakan, zona merah muncul di Kelurahan Pemurus Dalam, Banjarmasin Selatan. Selain itu, juga terdapat empat kelurahan yang masuk zona orange yaitu Sungai Lulut, Kelayan Dalam, Sungai Jinggah dan Sungai Miai.
Sementara masuk zona kuning ada 32 kawasan dan zona hijau mencapai 15 kelurahan.
Penerapan PPKM Mikro juga mempengaruhi kriteria zonasi, sebelumnya istilah zona merah, zona kuning, dan zona hijau. Kini bertambah satu zona lagi yakni orange, sesuai dengan jumlah orang yang dinyatakan positif dalam satu RT.
Machli juga meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar agar saling mengingatkan dan lebih disiplin dalam menerapkan protokol Kesehatan (Prokes).
“Selalu jaga jarak dan memakai masker setiap kali beraktivitas bertemu orang banyak,” pungkasnya.
Hingga Selasa (16/2/2021), populasi Covid-19 di Banjarmasin mencapai 4.996 kasus. Rinciannya 482 kasus aktif, 4.328 pasien sembuh dan 186 kematian. (Kanalkalimantan.com/putra)
Editor : Cell
-
HEADLINE2 hari yang laluMemecah Kemacetan Ibu Kota, Pemko Banjarbaru Bangun Jalan Lingkar Selatan 43 Km
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPemkab Kapuas Raih Predikat Sangat Baik, Peringkat 4 Kinerja PTSP se Kalteng
-
PLN UIP3B KALIMANTAN3 hari yang laluEdukasi Pelajar PLN UPT Pontianak Cegah Gangguan Listrik dari Layang-layang
-
PUPR PROV KALSEL3 hari yang laluPUPR Kalsel Tambah Rambu dan Perbaiki Geometrik Jalan Banjarbaru – Batulicin
-
PLN UIP3B KALIMANTAN3 hari yang laluPLN UPT Banjarbaru Semangati 60 Anak Pejuang Kanker di RSUD Ulin
-
HEADLINE2 hari yang laluJalan Baru di Banjarbaru, Konektivitas Wilayah Membuka Aktivitas Ekonomi


