Kota Banjarbaru
Kantor Imigrasi Kini Bisa Periksa Arus Keluar Masuk Orang Asing di Bandara
BANJARBARU, Terbitnya Surat Keputusan (SK) Menteri Hukum dan HAM No M.HH.02-GR.03.01 tanggal 27 Desember 2018 menjadikan Bandar Syamsudin Noor secara keimigrasian sepenuhnya menjadi Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI). Artinya, Kantor Imigrasi Banjarmasin setiap saat sudah dapat melakukan pemeriksaan atas lalulintas internasional orang keluar masuk wilayah Indonesia via Bandara Syamsudin Noor.
“Selama ini kewenangan itu sifatnya terbatas yaitu hanya pada pemeriksaan keimigrasian terhadap Calon Jemaah Haji (CJH) yang berangkat maupun Jemaah Haji (JH) yang datang saja yaitu pada musim haji saja,†ujar Dodi Karnida Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Kalsel, Sabtu (19/1) terkait dengan perkembangan pembangunan dan perubahan status Bandara Syamsudin Noor dari yang bersifat domestik menjadi Internasional.
Lebih jauh Dodi menyatakan bahwa dengan adanya SK Menkumham tersebut maka secara otomatis beban tugas Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banjarmasin di Bandara Syamsudin Noor (BSN) itu akan bertambah. Sehingga jika BSN sudah selesai pembangunannya yang diperkirakan akan tuntas pada bulan Oktober 2019 dan ada penerbangan dari/ke luar negeri; maka petugas Imigrasi harus bekerja sesuai dengan jadwal penerbangan internasional tersebut.
“Jadi nanti beban tugas Kanim Banjarmasin menjadi pelayanan WNI dan WNA di Kanim, di TPI Bandar Udara Syamsudin Noor, di TPI Pelabuhan Laut Trisakti, Pelayanan WNI Unit Layanan Paspor (ULP) Barabai serta Pengawasan WNI dan WNA di lapangan. Bahkan kalau Unit Kerja Kantor (UKK) Imigrasi Kanim Banjarmasin di Tanjung sudah beroperasi, berarti harus ada tambahan personil dan anggaran,†lanjutnya.
Sementara itu Kakanim Banjarmasin Syahrifullah mengakui bahwa SK Menkumham tentang status BSN menjadi Bandara Internasional itu sudah diterimanya. Bahkan ia bersama pimpinan PT. Angkasa Pura sebagai pengelola BSN, pada tanggal 31 Desember 2018 yang lalu telah menghadap Gubernur Kalsel Sahbirin Noor untuk melaporkan tentang kesiapan jajaran keimigrasian untuk beroperasi di BSN dimaksud.
Dalam diskusi bersama Gubernur, disepakati bahwa perwakilan dari Pemda Provinsi, Imigrasi, PT Angkasa Pura dan instansi terkait lainnya akan menghadap Menteri Perhubungan untuk memohon dikeluarkannya SK Menteri Perhubungan tentang BSN sebagai bandara internasional.
Jajaran Kanim Banjarmasin bersama-sama dengan Divisi Keimigrasi Kalimantan Selatan secara simultan akan meningkatkan komunikasi dengan Direktorat Jenderal Imigrasi guna persiapan operasional TPI Bandara Internasional Syamsudin Noor ini.
“Dengan berubah status BSN menjadi bandara internasional, kita semua instansi dan seluruh lapisan masyarakat harus dapat menyiapkan diri menyambut keterbukaan ini karena sudah pasti arus keluar masuk internasional baik lalulintas manusia maupun barang, volumenya akan semakin meningkat dan akan lebih memberikan kenyamanan, kemudahan, efektif dan efisien,†bebernya
Namun demikian, di sisi lain ada tantangan dan ancaman gangguanpun yang akan semakin bertambah sehingga kita khususnya instansi terkait harus dapat menetralisir tantangan dan ancaman/gangguan dimaksud agar tidak mengancam kedaulatan NKRI. Misalnya ancaman mobilitas teroris, perdagangan manusia maupun obat terlarang. (Rico)
Editor : Chell
-
HEADLINE2 hari yang laluSepekan Operasi Modifikasi Cuaca di Kalsel, Perpanjangan Tunggu Rekomendasi BMKG
-
HEADLINE3 hari yang laluNyaris Setahun, Kabel Telekomunikasi di Panglima Batur Masih Semerawut Tak Tuntas
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluKarhutla di Kawasan Perkantoran Gubernur dan Permukiman Warga Cempaka
-
kampus2 hari yang laluEmpat Bakal Calon Rektor ULM 2026-2030 Paparkan Visi Misi
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluDinas PUPR Kalsel Gelar Sosialisasi Peningkatan Akses Aman Air Limbah Domestik
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluPilkades Serentak 2026 Kabupaten Banjar, Polisi Difokuskan pada 32 TPS di 17 Desa


