Connect with us

Kanal

Kabut Asap Tak Halangi Ribuan Warga HSU Hadiri Tabligh Akbar

Diterbitkan

pada

Ribuan jamaah menghadiri tabligh akbar bersama Habib Sholeh Bin Hamid Mauladawillah dari Malang, Jawa Timur. Foto: dew
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

AMUNTAI, Kendati kabut tipis menyelimuti wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), namun tidak mengurangi antusias ribuan warga Amuntai dan sekitarnya mengikuti tabligh akbar dan doa bersama Habib Sholeh Bin Hamid Mauladawillah dari Malang, Jawa Timur.

Pelaksanaan tabligh akbar oleh pemerintah daerah ini, dihelat di kawasan bundaran kota Amuntai, Minggu (15/9) malam. Disamping dalam rangka menyambut tahun baru 1441 Hijriyah, kegiatan ini juga dimaksudkan memberikan pesan serta harapan sekaligus doa bersama demi kedamaian, keamanan, serta terhindar dari musibah seperti kabut asap akibat karhutla.

Bupati HSU H Abdul Wahid HK dalam sambutannya diacara tersebut menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tidak membakar lahan dan semak. Sekalipun sampah di lingkungannya demi kepentingan bersama.



Selain itu, Bupati Wahid juga menghimbau masyarakat agar menggunakan masker ketika menghadapi kabut asap dalam beraktivitas di luar ruangan. Ditambah dengan edaran kepada dinas Pendidikan dan Kemenag HSU untuk dapat meliburkan para peserta didik selagi masih dalam keadaan darurat kabut asap.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Wahid juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi karena tahun baru hijriyah 1441Hijriyah disambut dengan berbagai kegiatan  salah satunya dengan menggelar tabligh akbar kali ini.

“Sementara berkaitan dengan tabligh akbar hendaknya dapat kita jadikan sebagai sarana bagi semua untuk menjalin tali silaturahmi dan meningkatkan ukhuwah islamiyah sekaligus sebagai upaya peningkatan kualitas kehidupan beragama” katanya.

Menurut Wahid, masyarakat harus menyadari bahwa sebagai umat beragama peningkatan kualitas kehidupan beragama sangat penting karena dapat mewujudkan masyarakat yang berakhlak mulia, bermoral beritika, berbudaya dan beradab.

Selain itu, juga dapat memperkuat jadi diri dan karakter bangsa melalui nilai-nilai keagamaan mematuhi aturan hukum memelihara kerukunan antar umat beragama derita menerapkan nilai-nilai budaya bangsa.

Karenanya, melalui kegiatan tabligh akbar ini, diharapkan dapat terusmemelihara serta meningkatkan persatuan dan kesatuan didalam masyarakat khususnya diKabupaten Hulu Sungai Utara.

“Mari kita berdoa semoga daerah kita senantiasa berada dalam aman  dari musibah dan bencana sehingga kita bisa menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan dengan baik sebagaimana harapan kita semua,” harap Bupati Wahid.

Rangkaian tabligh akbar diisi pembacaan ayat suci Al-Quran, syair-syair maulid bersama Ceng Ridho, tausiyah dan doa bersama oleh Habib Sholeh Bin Hamid Mauladawillah.

Sementara tabligh akbar yang dihadiri oleh para jemaah dari berbagai penjuru wilayah kabupaten HSU, tampak hadir pula wakil Bupati HSU, para pejabat Forkopimda, para habaib, Ketua TP PKK HSU, guru-guru agama serta pejabat lain di lingkungan Pemkab HSU. (dew)

Reporter : Dew
Editor : Cell

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kanal

2 Kecamatan di Batola Mulai Tergenangi Banjir

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Foto : ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARABAHAN – Sebanyak dua Kecamatan di Kabupaten Barito Kuala mulai dapat kiriman banjir dari Kabupaten Banjar. Tidak hanya merendam sebagian jalan, banjir dengan ketinggian yang berpariasi juga hampir merendam puluhan rumah di Kecamatan Mandastana.

“Banjar sudah menjalar di dua Kecamatan seperti Mandastana dan Kecamatan Jejangkit, tingginya curah hujan yang turun di Batola ditambah kiriman air dari Kab. Banjar menjadi penyebabnya,”kata Sumarno Kepala BPBD Batola.

Sementara itu BPBD Batola mencatat banjir di Batola ini sudah ada yang setinggi mata kaki orang dewasa, kendati demikian banjir sendiri dipredikis akan semakin meningkat dalam beberapa pekan kedepan.

“Puncak hujan terjadi pada rabu malam kemarin, namun demikian warga masih bertahan dirumah sembari berharap bajir segera surut,”katanya.



BPBD Batola juga sudah mendirikan posko pengungsian yang berlokasi di tikungan S Kecamatan Mandastana, yang mana di Posko ini, sudah mulai menerima berbagai kebutuhan bantuan yang dikirimkan oleh para relawan.(kanalkalimantan.com/rdy)

 

Reporter : rdy
Editor : rdy

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kanal

Bupati Batola Raih Anugerah Dwija Praja Nugraha

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

foto : ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM,MARABAHAN – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-75 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2020 memberi makna tersendiri bagi Bupati Barito Kuala (Batola) Hj Noormiliyani AS. Pasalnya di puncak peringatan yang digelar secara virtual, Sabtu (28/11/2020), ia mendapatkan anugerah Dwija Praja Nugraha.

Penghargaan diberikan kepada kepala daerah wanita satu-satunya di Kalsel ini karena dinilai memiliki perhatian dan komitmen sangat tinggi terhadap pembangunan pendidikan, profesionalitas dan kesejahteraan guru serta PGRI.

Anugerah diberikan berdasarkan hasil penilaian dan verifikasi yang dilakukan Pengurus Besar PGRI dan berdasarkan usulan dari Pengurus PGRI Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) serta Kabupaten Barito Kuala.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas penghargaan yang diberikan terutama bagi PGRI Batola dan Provinsi yang telah mengusulkan sehingga tahun 2020 ini kita juga mendapatkan kesempatan,” ucapnya usai mengikuti upacara secara virtual di ruang Monitoring Center Setara Network, Diskominfo Batola.
Noormiliyani mengharapkan, anugerah yang diraih di samping semakin membawa kebaikan terhadap dunia pendidikan serta lebih memotivasi para pengajar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.



“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya pribadi tapi juga buat guru-guru pengajar terutama yang berada di daerah terpencil,” paparnya sembari mengharapkan kesadaran para pengajar bahwa guru merupakan pahlawan tanpa tanda jasa.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Batola, Sumarji menyatakan, terlepas adanya usulan PGRI Batola dan Provinsi Kalsel, penghargaan yang diberikan kepada Bupati Hj Noormiliyani AS sangat layak karena memiliki kepedulian terhadap kompentensi dan kesejahteraan guru.
Karena itu, sebutnya, selaku masyarakat Barito Kuala sudah sepatutnya bersyukur dan berterima kasih atas anugerah Dwija Praja Nugraha yang satu-satunya diterima kepala daerah di Kalsel.

Ketua PGRI Batola Rusmin menerangkan, anugerah Dwipa Praja Nugraha diberikan kepada kepala daerah tidak terlepas dari berbagai ketentuan indikator seperti tingginya komitmen dan perhatian yang diberikan terhadap kemajuan dunia pendidikan.
Bentuk perhatian tersebut seperti memberikan semacam layanan, bantuan, serta kebutuhan anggaran yang cukup banyak. Di samping juga peduli terhadap kesejahteraan guru terutama yang non PNS, termasuk fasilitas yang diperlukan.

“Terkait fasilitas ini di Batola kita ada mendapatkan hibah gedung, tanah PGRI, rencana diberikannya mobil operasional PGRI, dan lain-lain,” katanya.
Menyangkut anugerah yang diberikan kepala Bupati Batola, Ketua PGRI Batola itu menerangkan, awalnya PB PGRI Provinsi menawarkan ke setiap daerah setelah itu dilakukan seleksi dan penyaringan untuk diambil yang paling memenuhi standar ketentuan sehingga terpilihlah Kabupaten Batola.

Mengingat, lanjut, setiap provinsi hanya diperbolehnya menyampaikan usulan ke PB PGRI Pusat hanya 1 daerah perwakilan. Sedangkan bagi Provinsi Kalsel diwakili Batola.(kanalkalimantan.com/rdy)


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->