Connect with us

HEADLINE

Juntaian Kabel Sentuh Tanah di Km 31 Banjarbaru, Warga Lapor Tidak Ada Perbaikan

Diterbitkan

pada

Kondisi kabel menjuntai hingga menyentuh tanah di depan Kolam Renang Antasari Banjarbaru Jalan Ahmad Yani Kilometer 31,6. Foto: wanda

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Jaringan kabel utilitas internet semerawut tak tertata di kawasan Jembatan Sei Ulin Jalan A Yani Km 31 dikeluhkan warga.

Pantauan kanalkalimantan, Selasa (16/12/2025), kabel PLN dan kabel optik internet tersebut sampai menyentuh tanah. Alhasil warga menahan juntaian kabel tersebut memakai batu.

Budi, salah satu warga sekitar mengeluhkan kondisi kabel menjuntai hingga menyentuh tanah ini sudah berlangsung tiga hari.

Baca juga: Rotasi Mutasi 130 Pejabat Pemko Banjarbaru, Ini Kata Wali Kota Lisa Halaby

Menurut dia, awal mula  kondisi kabel tersebut sudah secara perlahan turun, kemudian ditambah angin kencang membuat kabel jatuh menyentuh tanah.

“Kondisinya kemarin sudah semakin ke bawah, jadi kena angin kencang ambruk. Habis itu kita telepon PLN, datang,” ucap Budi salah satu warga yang merasa terganggu.

Budi mengatakan, jika kabel yang diganjal batu tersebut setiap hari harus dilalui masyarakat yang ingin datang ke Kolam Renang Antasari.

Baca juga: 9 Finalis Lomba Inovasi Daerah 2025 Dinilai Wakil Bupati dan Sekda HSU

Warga merasa ketakutan saat melewati jalan tersebut karena takut tersengat aliran listrik.

“Ini kan kolam renang untuk latihan untuk tamtama, bintara, latihan di sini. Jadi mengganggu, takutnya ada yang setrum,” ungkap dia.

Warga yang merasa terganggu dengan juntaian kabel itu meminta bantuan kepada pihak PLN, namun belum juga ditindaklanjuti.

“Katanya mau diperbaiki, tapi sampai sekarang belum ada. Jadi bagaimana supaya cepat ditindalanjuti, karena sangat mengganggu,” tambahnya.

Baca juga: Perketat Pengawasan Belajar Kasus ‘Kecolongan’ Dana Dinkes Banjarbaru

Warga tidak mengetahui jenis kabel apa yang menjuntai sampai menyentuh tanah itu. Ia hanya meminta agar secepatnya kondisi ini ditindaklanjuti pihak tersebut karena mengganggu aktivitas warga.

“Ini kabel campuran, kita nggak tahu juga. Yang jelas sangat mengganggu kami. Apalagi ini kan fasilitas umum,” tegas Budi.

Menanggapi kabel semerawut itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarbaru Sirajoni mengaku belum menerima laporan secara khusus dari masyarakat.

Baca juga: Bahas Raperda, DPRD Banjar Gelar Rapat Paripurna

Namun, Pemko Banjarbaru telah melakukan evaluasi beberapa kabel yang memang perlu dirapikan.

“Kemarin sudah disampaikan dengan Plt Kadiskominfo soal ini, mudah-mudahan segera melaksanakan perapian kabel-kabel tersebut,” ujar Sekda Kota Banjarbaru. (Kanalkalimantan.com/wanda)

Reporter: wanda
Editor: bie


iklan

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca