Kabupaten Hulu Sungai Utara
9 Finalis Lomba Inovasi Daerah 2025 Dinilai Wakil Bupati dan Sekda HSU
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Sebanyak 9 inovator dari kategori Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menjalani tahap penilaian presentasi dan wawancara dalam Grand Final Berlomba Membuat Inovasi Daerahku (Bamanda) HSU tahun 2025.
Tahap ini merupakan kesempatan bagi peserta untuk mempresentasikan inovasi mereka di depan tim juri yang terdiri dari Wakil Bupati HSU, Hero Setiawan dan Sekertaris Daerah (Sekda) Adi Lesmana.
Tim juri mempertimbangkan beberapa aspek, seperti penguasaan materi, kesesuaian materi presentasi dengan dokumen inovasi, kemampuan komunikasi, dan tampilan presentasi. Peserta diharapkan dapat menyampaikan inovasi mereka dengan jelas, sistematis, dan menarik.
Baca juga: Sawah Menyempit Bikin Panen Sedikit, Petani Tatah Makmur Banjarmasin Menjerit

Lomba inovasi daerah ini bertujuan untuk mendorong kreativitas dan inovasi di daerah, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) HSU, Jumadi, menyampaikan bahwa lomba inovasi daerah ini dilaksanakan dalam rangka menjadikan Kabupaten HSU sebagai kabupaten yang inovatif.
Dia berharap para finalis terbaik dalam lomba inovasi daerah tahun 2025 dapat nantinya membawa prestasi terbaik, baik tingkat provinsi maupun nasional.
Baca juga: Bendahara Dinkes Banjarbaru Terbukti Pakai Uang Rp2,6 Miliar, IS Sudah Masuk Kantor
“Semoga para peserta dapat menunjukkan inovasi terbaik mereka dan membawa manfaat bagi masyarakat,” ungkap Jumadi disela kegiatan yang berlangsung di Mess Negara Dipa, Selasa (16/12/2025).
Adapun 9 peserta finalis merupakan hasil seleksi dari total 108 peserta lomba inovasi daerah yang di bagi menjadi tiga kategori.
Kategori pertama, bagi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yaitu; Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) HSU, dengan inovasi “Dampingi Aku” (Pendampingan Analisis Kelayakan Usaha Untuk BUMDes Sejahtera Maju dan Nyata). Dinas Pertanian Kabupaten HSU dengan inovasi ‘TERATAI RAWA” (Teknologi Sayuran Terapung di Lahan Rawa). Dan Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan, dengan inovasi “Sistem Informasi Harga Pangan Pokok” (SIHaPok).
Baca juga: Gerai Koperasi Merah Putih 20 Kelurahan di Banjarbaru Terkndala Lahan
Inovator kedua yaitu kategori Aparatur Sipil Negara (ASN) atas nama Hj Huda Agustina SPdI dengan inovasi “PAI GO” (Pendidikan Agama Islam Gamifikasi Online). Muhammad Lufirahman RAWASARI (Remaja Wanita Sapala Sehat dan Berseri). Dan Ahmad Marfuan, dengan inovasi “SP CAPUNG RAWA” (Cabe Terapung di Lahan Rawa).
Sedangkan pada kategori masyarakat, yaitu Pemerintah Desa Kota Raja, dengan inovasi “SiiNDAH” (Inovasi Desa Untuk Pelayanan Mudah).
Rahmah dengan inovasi “NUSA SAYA” (NUlis SAbulan SAtu karYa). Dan Rahmatullah dengan inovasi “AL PILUNG” (Kanalkalimantan.com/dew)
Reporter: dew
Editor: bie
-
Kalimantan Selatan3 hari yang laluCuaca Kalsel Diprakirakan Masih Cerah, Suhu Udara Capai 36 Derajat Celcius
-
HEADLINE3 hari yang laluSanksi Karhutla, Lima Izin Konsesi Perusahaan di Kalteng-Kalsel-Kalbar Dicabut
-
HEADLINE3 hari yang laluPenyelam Basarnas Berupaya Masuk Kapal Virgo, Kompartemen Bawah Paling Sulit dan Berbahaya
-
HEADLINE1 hari yang laluBerulang Keluar Masuk SPBU, Temuan Satgas BBM HSU di Lapangan
-
Kabupaten Pulang Pisau3 hari yang laluHabitat Terganggu, Urang Utan Dievakuasi dari Kawasan Tumbang Nusa
-
HEADLINE2 hari yang laluTim Penyelam Temukan Penumpang Terjebak di Dalam Kamar Kapal Virgo


