NASIONAL
Jatim Diguncang Gempa 6,7 SR, Gubernur Khofifah Cari Cara Selamatkan Warga
KANALKALIMANTAN.COM – Gubernur Khofifah Indar Parawansa meminta masyarakat Jawa Timur saling bergotong royong dan mendoakan korban gempa bumi 6,7 SR di sejumlah daerah di wilayahnya.
Hal ini disampaikan Khofifah lewat akun Instagramnya @khofifah.id. Khofifah menyebut laporan kerusakan akibat gempa ini. Mulai dari kerusakan ringan hingga berat.
“Saat ini tiga kabupaten; Lumajang, Malang dan Blitar sedang menurunkan tim untuk melakukan pendataan serta menyiapkan tanggap darurat,” katanya dalam akun Instagramnya itu.
“Mohon saling gotong royong dan saling mendoakan agar saudara kita yang tertimpa bencana diberi kesabaran dan kekuatan. Saya bersama forkopimda sedang kordinasi mencari cara terbaik menyelamatkan warga. Kami akan rakor virtual dengan bupati yang terdampak malam ini.”
Khofifah juga menegaskan warning dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), bahwa tidak ada potensi tsunami terkait gempa tersebut.
Sebelumnya, gempa bumi berkekuatan 6.7 SR mengguncang pesisir selatan Jawa Timur, Sabtu (10/04/2021) pukul 14.00 WIB. Titik gempa ada di 8.95 lintang selatan dan 112.48 bujur timur.
Gempa ada di kedalaman 25 kilometer. Lokasi persisnya di 90 km Barat Daya Kab -Malang dengan titik terdekat Kecamatan Jabung dan Dampit.
Sementara wilayah Lumajang titik terdekatnya adalah Kecamatan Pronojiwo dan Tempurrejo. Sementara terlapor ada korban meninggal satu orang di Lumajang dan satu orang dirawat di Rumah Sakit.(Suara.com)
-
Komunitas2 hari yang laluKebersamaan PRTB Banjarmasin dalam Reuni dan Halalbihalal
-
Kota Banjarbaru3 hari yang lalu177 ASN Pemko Banjarbaru Naik Pangkat
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluPemkab Kapuas Perkuat Akuntabilitas, Laporan Pro-SN 2025 Difinalisasi
-
Kriminal Banjarmasin2 hari yang laluTiga Pelaku Pengeroyokan di Sungai Bilu Menyerahkan Diri ke Polisi
-
Kabupaten Kapuas14 jam yang laluHari Jadi ke-220 Kota Kuala Kapuas, Gubernur Kalteng: Penguatan Sektor Pertanian
-
Kabupaten Balangan23 jam yang laluBPBD Balangan Serahkan Anak Bekantan ke BKSDA





