Kesehatan
Jangan Biarkan Kecanduan Narkoba, Segera Bawa ke Psikiater !
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Upaya pencegahan terus dilakukan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Banjarbaru meningkatkan ketahanan diri masyarakat menolak penyalahgunaan narkoba.
Salah satunya dengan menggandeng insan pers dalam menyebarluaskan informasi bahaya Narkoba kepada masyarakat luas di Hotel Novotel Banjarbaru, Rabu (13/10/2021).
Salah satu narasumber dr Winda Oktari Anryanie Arief, psychiatris di Rumah Sakit Umum Daerah Ratu Zalecha mengatakan, ketergantungan zat adiktif itu masuk dalam golongan gangguan jiwa yang bersumber pada otak.
“Karena sistem otak yang dia ganggu, stimulasi mengakibatkan adanya perubahan secara perilaku, pikiran dan emosi. Itu yang membuat ketergantungan salah satu penyakit gangguan jiwa yang tidak bisa diabaikan, apabila mempengaruhi kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Baca juga : Bupati Wahid Sebut PAD HSU Mengalami Penurunan, Ini Penyebabnya
Winda mewanti-wanti kepada seluruh masyarakat yang masih aktif dalam memakai narkoba untuk sesegeranya berhenti dalam memakai barang haram karena tidak ada guna dan untung bagi si pemakai.
“Bagi para pemakai sudah deh dalam menggunakan barang haram tersebut karena tidak ada untungnya, efek dan nikmatnya hanya sesaat, tapi resikonya sangat panjang,” imbaunya.
Dalam melakukan rehabilitasi bagi yang sudah kecanduan dr Winda menerangkan, bisa menghubungi para psikiater di Kalsel karena hampir seluruh kabupaten/kota sudah memilik psikiater, kalau tidak ada bisa datangi BNN setempat atau konsultasi dengan psikolog dan akan ada pemeriksaan mengenai kecanduan.(kanalkalimantan.com/ibnu)
Reporter : ibnu
Editor : bie
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluArti Warna Merah dalam Tradisi Imlek
-
HEADLINE2 hari yang laluMalam Imlek Penuh Khidmat di Klenteng Karta Raharja Banjarmasin
-
HEADLINE2 hari yang laluHilal di Kalsel Tidak Terlihat, 1 Ramadan Menunggu Keputusan Pusat
-
Lifestyle2 hari yang laluIni Makna di Balik Shio Kuda Api Imlek 2026
-
HEADLINE2 hari yang lalu1 Ramadan Resmi Jatuh Kamis 19 Februari
-
HEADLINE1 hari yang laluKasus Pencabutan SHM Transmigran Sepihak di Kotabaru, Kementrans Kirim Tim Investigasi

