Connect with us

Kanal

Hj Anisah : Bersama-sama Jalankan Program Kampung KB

Diterbitkan

pada

Lokakarya mini tingkat desa dan kecamatan, dihadiri kader desa Kampung KB di Desa Karias Dalam, Kecamatan Banjang, Senin (26/11). Foto : dewahyudi
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

AMUNTAI, Perkembangan Kampung KB bukan hanya tugas BKKBN semata, akan tetapi perlu perhatian seluruh lintas SKPD terkait di satu wilayah.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten HSU Hj Anisah Rasyidah saat menghadiri rapat pertemuan forum musyawarah tingkat desa dan lokakarya mini tingkat desa dan kecamatan, dihadiri kader desa Kampung KB di Desa Karias Dalam, Kecamatan Banjang, Senin (26/11).

Lebih lanjut dikatakan Anisah, saat dicanangkan Kampung KB oleh Presiden Jokowi mengatakan, Kampung KB bukan punya orang BKKBN akan tetapi seluruh lintas SKPD terkait dan masyarakat yang ada di wilayah tersebut.



Penunjukan untuk menjadi kampung KB diantaranya ada persyaratan yaitu daerah terpencil, daerah kumuh, pencapaian KB rendah, belum terbentuk kelompok kegiatan yang ada di desa seperti tribina, tidak adanya kelompok Paud.

Sementara itu, Kepala Desa Karias Dalam Jumri mengatakan, dengan adanya Kampung KB setidaknya banyak mendapat program dan perubahan yang sangat berarti bagi desa mereka. (dew)

reporter:Dew
editor:Abi Zarrin Al Ghifari


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kanal

2 Kecamatan di Batola Mulai Tergenangi Banjir

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Foto : ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARABAHAN – Sebanyak dua Kecamatan di Kabupaten Barito Kuala mulai dapat kiriman banjir dari Kabupaten Banjar. Tidak hanya merendam sebagian jalan, banjir dengan ketinggian yang berpariasi juga hampir merendam puluhan rumah di Kecamatan Mandastana.

“Banjar sudah menjalar di dua Kecamatan seperti Mandastana dan Kecamatan Jejangkit, tingginya curah hujan yang turun di Batola ditambah kiriman air dari Kab. Banjar menjadi penyebabnya,”kata Sumarno Kepala BPBD Batola.

Sementara itu BPBD Batola mencatat banjir di Batola ini sudah ada yang setinggi mata kaki orang dewasa, kendati demikian banjir sendiri dipredikis akan semakin meningkat dalam beberapa pekan kedepan.

“Puncak hujan terjadi pada rabu malam kemarin, namun demikian warga masih bertahan dirumah sembari berharap bajir segera surut,”katanya.



BPBD Batola juga sudah mendirikan posko pengungsian yang berlokasi di tikungan S Kecamatan Mandastana, yang mana di Posko ini, sudah mulai menerima berbagai kebutuhan bantuan yang dikirimkan oleh para relawan.(kanalkalimantan.com/rdy)

 

Reporter : rdy
Editor : rdy

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kanal

Bupati Batola Raih Anugerah Dwija Praja Nugraha

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

foto : ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM,MARABAHAN – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-75 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2020 memberi makna tersendiri bagi Bupati Barito Kuala (Batola) Hj Noormiliyani AS. Pasalnya di puncak peringatan yang digelar secara virtual, Sabtu (28/11/2020), ia mendapatkan anugerah Dwija Praja Nugraha.

Penghargaan diberikan kepada kepala daerah wanita satu-satunya di Kalsel ini karena dinilai memiliki perhatian dan komitmen sangat tinggi terhadap pembangunan pendidikan, profesionalitas dan kesejahteraan guru serta PGRI.

Anugerah diberikan berdasarkan hasil penilaian dan verifikasi yang dilakukan Pengurus Besar PGRI dan berdasarkan usulan dari Pengurus PGRI Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) serta Kabupaten Barito Kuala.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas penghargaan yang diberikan terutama bagi PGRI Batola dan Provinsi yang telah mengusulkan sehingga tahun 2020 ini kita juga mendapatkan kesempatan,” ucapnya usai mengikuti upacara secara virtual di ruang Monitoring Center Setara Network, Diskominfo Batola.
Noormiliyani mengharapkan, anugerah yang diraih di samping semakin membawa kebaikan terhadap dunia pendidikan serta lebih memotivasi para pengajar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.



“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya pribadi tapi juga buat guru-guru pengajar terutama yang berada di daerah terpencil,” paparnya sembari mengharapkan kesadaran para pengajar bahwa guru merupakan pahlawan tanpa tanda jasa.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Batola, Sumarji menyatakan, terlepas adanya usulan PGRI Batola dan Provinsi Kalsel, penghargaan yang diberikan kepada Bupati Hj Noormiliyani AS sangat layak karena memiliki kepedulian terhadap kompentensi dan kesejahteraan guru.
Karena itu, sebutnya, selaku masyarakat Barito Kuala sudah sepatutnya bersyukur dan berterima kasih atas anugerah Dwija Praja Nugraha yang satu-satunya diterima kepala daerah di Kalsel.

Ketua PGRI Batola Rusmin menerangkan, anugerah Dwipa Praja Nugraha diberikan kepada kepala daerah tidak terlepas dari berbagai ketentuan indikator seperti tingginya komitmen dan perhatian yang diberikan terhadap kemajuan dunia pendidikan.
Bentuk perhatian tersebut seperti memberikan semacam layanan, bantuan, serta kebutuhan anggaran yang cukup banyak. Di samping juga peduli terhadap kesejahteraan guru terutama yang non PNS, termasuk fasilitas yang diperlukan.

“Terkait fasilitas ini di Batola kita ada mendapatkan hibah gedung, tanah PGRI, rencana diberikannya mobil operasional PGRI, dan lain-lain,” katanya.
Menyangkut anugerah yang diberikan kepala Bupati Batola, Ketua PGRI Batola itu menerangkan, awalnya PB PGRI Provinsi menawarkan ke setiap daerah setelah itu dilakukan seleksi dan penyaringan untuk diambil yang paling memenuhi standar ketentuan sehingga terpilihlah Kabupaten Batola.

Mengingat, lanjut, setiap provinsi hanya diperbolehnya menyampaikan usulan ke PB PGRI Pusat hanya 1 daerah perwakilan. Sedangkan bagi Provinsi Kalsel diwakili Batola.(kanalkalimantan.com/rdy)


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->