Unik
Hendak Cari Wangi Durian, Eh.. Pria Ini Malah Ketemu Bunga Bangkai
MARTAPURA, Siang itu, Yahya warga Liang Anggang, Banjarbaru, hendak menikmati buah durian. Tergerak oleh gencarnya pemberitaan tentang raja buah tersebut, dia pun mendatangi kebun durian yang berlokasi di Desa Padang Panjang, Karang Intan, Martapura.
Tapi dalam perjalannya, dia malah menemukan Bunga Bangkai (Amorphophallus Titanum), yang merupakan salah satu tanaman langka. Tanaman yang biasa disebut warga sekitar dengan Ucung-ucung tersebut, berwarna ungu dengan mengeluarkan bau busuk.
Maka tak heran, jika banyak orang yang enggan mendekat. Tapi, hari itu Yahya malah mendekat dan berupaya mencium baunya. Itu dilakukan, karena bapak satu anak ini penasaran dengan bau Ucung-ucung tersebut.
“Karena penasaran dan pertama kali jumpa, saya pun tadi menciumnya lebih dekat,” katanya.
Bunga Bangkai merupakan salah satu jenis tanaman yang tergolong unik dan langka. Bunga ini bisa memiliki tinggi hingga lebih dari dua meter. Bagi manusia dengan indera penciuman normal, tentu saja bau bunga bangkai adalah sesuatu yang tak menyedapkan. Namun, bagi serangga, wangi bunga ini sangatlah memikat.
Mengidentifikasikan bunga bangkai sebagai suatu bunga sebenarnya adalah suatu misnomer. Bunga bangkai sendiri terdiri dari beberapa bunga yang berkumpul di pangkal tangkai (spadix), dan tersembunyi di balik selubung merah marun di dasarnya (spathe).
Bunga dengan nama latin Amorphophallus titanum ini memang berbau tak sedap seperti daging busuk. Namun dengan begitu, bunga bangkai akan mendapat keuntungan dari serangga yang tertarik akan baunya tersebut: mereka akan membantu penyerbukan sang bunga.
Serangga akan masuk ke dalam bunga karena tertarik dengan bau busuk dan juga panas yang dihasilkan bunga–membuatnya semakin mirip dengan daging busuk untuk serangga. Setelah berada di dalam bunga, sang serangga akan terselimuti dengan serbuk, yang akan mereka sebarkan di tempat lain setelah mereka terbang ke luar.
Bunga bangkai raksasa yang juga dikenal dengan sebutan titan arum berasal dari Sumatera, Indonesia. Bunga yang dapat tumbuh hingga enam meter ini sering tertukar dengan bunga Rafflesia arnoldi yang juga merupakan tanaman endemik Indonesia yang sama-sama berbau busuk. (hendera/berbagai sumber)
Editor : Chell
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluPemkab Banjar Rekonstruksi Jalan Penghubung Desa Labuan Tabu, Lok Tangga dan Sungai Besar
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluKafilah HSU Optimis Raih Hasil Terbaik di MTQ ke-37 Kalsel
-
Budaya2 hari yang laluSakralitas Tari Topeng Banjar dan Garapan Baru di Luar Pakem Klasik
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluPawai Ta’aruf MTQ Ke-37 Kalsel Bupati dan Wabup HSU Turun Bagikan Buah Tangan
-
Olahraga2 hari yang laluPerenang Muda Kalsel Sabet Dua Medali di A-Stream Open Water Swimming Bali 2026
-
Olahraga2 hari yang laluRatusan Gamer Ramaikan Axis Cup Battle City 2026 Banjarmasin


