Kota Banjarbaru
Geopark Meratus Diharapkan Bisa Ubah Paradigma Eksploitasi Hutan
BANJARBARU, Penetapan status Pegunungan Meratus menjadi Geopark Nasional diharapkan dapat mengubah paradigma masyarakat untuk menjaga dan melestarikan keanekaragaman hayati. Hal ini disampaikan Kepala Dimas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalsel ketika bincang beranda humas di kawasan perkantoran Pemprov Kalsel, Kota Banjarbaru, Kamis (21/2) sore.
“Keberadaan geopark ini salah satunya untuk mengubah paradigma masyarakat yang dulu kegiatanya adalah menebang pohon di hutan, sekarang mereka justru harus melindungi,selain itu juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar,” ucap Isharwanto.
Menurutnya, penetapan Geopark Meratus merupakan upaya konkrit Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor dalam menyelematkan Meratus dari kerusakan. “Save meratus menjadi perbincangan hangat, baik di kalangan aktivis dan pemerhati lingkungan. Geopark ini menjadi upaya konkrit Pak Gubernur dalam mendukung aspirasi masyarakat,” kata Isharwanto.
Selain itu, ia berkata langkah yang dilakukan Pemprov Kalsel menyelamatkan Meratus dengan membentuk badan pengelola geopark, masterplane pengembangan geopark, meningkatkan infrastruktur di dalamnya, meningkatkan jejaring dengan geopark yang ada baik skala nasional dan internasional, serta meningkatkan promosi wisata.
Isharwanto mengatakan, apabila geopark tidak dikembangkan dalam jangka 4 tahun ke depan, maka statusnya bisa dicabut. Untuk itu, Pemprov Kalsel terus bergerak mengembangkan potensi Geopark Nasional Meratus.
Setelah mendapat status berskala nasional, pihaknya berusaha meningkatkan status menjadi geopark internasional seraya mengembangkan infrastruktur pendukungnya. Dalam waktu dekat, Pemprov Kalsel akan mendeklarasikan Geopark Meratus pada 24 Februari 2019 di Kiram Park, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar.
“Akan dihadiri ribuan orang. Selain itu, kami juga akan mengembangkan 2 geosite prioritas yaitu Matang Keladan dan Geosite Kahung dengan menjadikan Desa Belangian menjadi desa wisata sebagai pintu utama,” katanya.
Disampaikanya pula, Geopark Meratus menjadi yang pertama di Pulau Kalimantan dan memiliki keunikan ketimbang geopark lainya. Selain itu, Pegunungan Meratus merupakan sebuah pegunungan ofiolit tertua di dunia.
Geopark (taman bumi) adalah sebuah kawasan yang memiliki unsur-unsur geologi dengan masyarakat setempat diajak berperan serta melindungi dan meningkatkan fungsi warisan alam, termasuk nilai arkeologi, ekologi dan budaya yang ada di dalamnya. Geopark Meratus mempunyai 36 titik yang tersebar di 10 kabupaten dan kota se-Kalsel.(rico)
Editor:Cell
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluMerajut Silaturahmi DPC PDIP Kapuas Buka Puasa Bersama
-
HEADLINE2 hari yang laluART Bupati Fadia Arafiq Disulap Jadi Dirut, Tugasnya Ambil Duit
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluBupati Wiyatno Safari Ramadan di Desa Batanjung
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPolres Kapuas Siapkan Pengamanan Lebaran
-
kampus1 hari yang laluMaju Calon Ketua PMII Banjarmasin, Ini Visi Misi Bawaihi
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluWali Kota Banjarbaru Bagikan Santunan bagi Anak Yatim

