Kota Martapura
Gangguan Listrik Spaning Rendah di Tanjung Rema Darat
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Gangguan listrik spaning rendah alias tegangan rendah di bawah normal terjadi sejak subuh hingga pagi hari di kawasan Gampurna, Kelurahan Tanjung Rema Darat, Kecamatan Martapura Senin (22/9/2025).
Warga mengeluhkan lampu dan peralatan listrik di rumah menyala tidak stabil, bahkan ada yang mati. Sejumlah peralatan listrik rumah tangga di antaranya mesin pompa air tidak mau berfungsi, kulkas mati, dan kipas angin tidak mau berputar. Kondisi tersebut membuat aktivitas masyarakat terganggu dan menimbulkan kekhawatiran akan kerusakan pada peralatan elektronik.
Petugas PLN turun langsung ke lokasi setelah menerima laporan warga. Setelah dilakukan pengecekan dan perbaikan, aliran listrik kembali normal pada siang hari sekitar pukul 12.00 Wita.
Baca juga: Ayam Murung Panggang Asal HSU Ditetapkan sebagai Rumpun Ternak Baru di Indonesia
Petugas PLN di lapangan mengatakan, ada kabel wifi dan ranting pohon yang menyebabkan kelonggaran sambungan kabel sehingga terjadilah turun tegangan.
“Banyaknya kabel wifi nebeng, serta ranting menyebabkan kelonggaran sehingga terjadi tegangan rendah,” ujar petugas PLN.

Menurut warga, petugas PLN sering memberitahukan kepada warga agar berhati-hati terhadap ranting yang dekat kabel listrik bisa menyebabkan korsleting.
Warga berterima kasih dan syukur dan terima kasih atas respons cepat dari pihak PLN. “Alhamdulillah sudah normal lagi, semoga tidak terulang,” ujar salah seorang warga.
Dengan perbaikan ini, aktivitas warga di Gang Sampurna 4 kembali berjalan lancar dan listrik bisa digunakan seperti biasa.
Spaning akibat sambungan longgar terjadi karena ada peningkatan resistansi pada sambungan yang kendur, menyebabkan penurunan tegangan yang mengganggu aliran arus dan kinerja peralatan listrik. Hal ini tidak hanya mengakibatkan peralatan tidak berfungsi normal atau rusak, tetapi juga dapat memicu panas berlebih, percikan api, dan potensi kebakaran. (Kanalkalimantan.com/ahmad mursyidi)
Reporter: ahmadmursyidi
Editor: bie
-
HEADLINE2 hari yang laluDari Rakor Bulanan: 1.398 Pegawai Non ASN Digaji APBD, Alarm Banjarbaru Menjadi “Kota Kotor”
-
HEADLINE9 jam yang laluCemari Lingkungan, Komisi III DPRD Banjarbaru Cek SPPG ‘Merah’
-
HEADLINE1 hari yang laluRencana Aksi Bersama Pengendalian Banjir Kawasan Banua Enam
-
HEADLINE2 hari yang laluASN Bisa WFA dan Cuti Bersama hingga Dua Minggu, Begini Skemanya
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluResmikan Puskesmas, Bupati Banjar Harapkan Pelayanan Terbaik kepada Masyarakat
-
Kabupaten Kapuas1 hari yang laluEnam Pj Kades di Kecamatan Mantangai Dilantik


