Kabupaten Hulu Sungai Utara
Empat Sekolah di HSU Ikut Lomba Sekolah Sehat Tingkat Kalsel 2023
KANALKALIMANTAN. COM, AMUNTAI – Empat sekolah di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) berpartisipasi mengikuti Lomba Sekolah Sehat (LSS) Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2023.
Adapun sekolah tersebut adalah Taman Kanak-kanak Islam Terpadu (TKIT) Nurul Ilmi Kelurahan Sungai Malang, Amuntai Tengah, MI Bustanul Ulum Kecamatan Sungai Pandan, MTs Negeri 5 HSU Amuntai Selatan dan SMAN 1 Amuntai Utara.
Penilaian LSS dilakukan oleh tim verifikasi lapangan yang dipimpin ketua tim, Rusmiani, didampingi tim penilai Biro Kesra Pemprov Kalsel, dr Rinah.
Baca juga: Mantan Bupati HST Divonis 6 Tahun Penjara Kali Kedua, Lawan Putusan dengan Banding

Penjabat (Pj) Bupati HSU melalui Asisten 1 Bagian Pemerintahan dan Kesra, Khairussalim, menyampaikan, selamat datang dan terimakasih kepada tim penilai guna mengevaluasi dan menilai upaya untuk meningkatkan unit kesehatan di lingkungan sekolah.
Ia menyebut, kegiatan ini menjadikan motivasi dan mendorong semangat untuk meningkatkan kebiasaan PHBS atau perilaku hidup bersih dan sehat.
Selain itu, program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) adalah aspek penting untuk membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas, yang terbiasa peduli akan pentingnya PHBS.
Baca juga: MI Bustanul Ulum Ikuti Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Kalsel
“Kami atas nama pemerintah Daerah, memohon agar tim penilai nantinya dapat memberikan saran dan masukan sehingga menjadi lebih baik lagi, karena sehebat apapun upaya kita mempersiapkan sesuatu pasti ada ketidaksempurnaan,” kata Khairussalim saat menyambut Tim Penilai di MTsN 5 Amuntai Selatan, Rabu (11/10/2023).
Sementara, Ketua Tim verifikasi lapangan LSS tingkat Provinsi Kalsel melalui Biro Kesra Pemprov Kaldel, dr Rinah mengatakan, penilaian dilakukan terhadap empat sekolah, yaitu untuk tingkat TK, SD, SMP maupun SMA.
Dalam verifikasi lapangan ini, kata Rinah, tim pelaksana UKSM sekolah juga melibatkan empat unsur kementerian, yang terdiri dari Kemendik, Kemenkes, Kemendagri, dan untuk tingkat kabupaten melibatkan bagian Kesra, kemenag, hingga dinas kesehatan.
Baca juga: Pokjaluh dan FKPAI Pembinaan Rohani ke Warga Binaan Lapas Amuntai
Ia menekankan, terkait pembinaan UKS sebagai upaya kepedulian akan pentingnya kebersihan dan kesehatan, dapat dimulai dari hal-hal sederhana dan tanpa perlu modal yang besar khususnya peningkatan PHBS di sekolah.
“Kalau hanya sekadar pembiasan itu tidak perlu dana, yang penting sarannya ada tidak perlu mewah,” pesannya.
Ia menambahkan, adapun sasaran penilaian terkait program UKS meliputi pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, pembinaan lingkungan sehat dan manajemen kesehatannya. (Kanalkalimantan.com/dew)
Reporter : dew
Editor : bie
-
Bisnis2 hari yang laluSejak Dini Siapkan Dana Pensiun, Bonus Saldo BRI DPLK Lewat BRImo
-
NASIONAL1 hari yang laluImpor Kapal Virgo Berusia 39 Tahun Diselidiki
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPemkab Kapuas Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla 14 Hari Kedepan
-
HEADLINE2 hari yang lalu11 Sopir Korban Kapal Virgo Belum Ditemukan, Rekan Gelar Doa dan Tabur Bunga
-
HEADLINE24 jam yang laluLima Sekoci Kapal Virgo Transport 8 Terdampar di Pesisir Pantai Seruyan
-
HEADLINE1 hari yang laluMK Kabulkan Gugatan MBG Watch, Batasi Kewenangan Pemerintah Ubah APBN


