Connect with us

HEADLINE

11 Sopir Korban Kapal Virgo Belum Ditemukan, Rekan Gelar Doa dan Tabur Bunga

Diterbitkan

pada

Gerakan Sopir Jawa Timur menggelar doa dan tabur bunga di Tanjung Perak untuk 11 sopir korban KMP Virgo Transport 8 yang disebut belum ditemukan, Selasa (15/9/2026). Foto: Beritasatu.com/Agung Dharma Putra

KANALKALIMANTAN.COM, SURABAYA – Gerakan Sopir Jawa Timur (GSJT) menggelar doa bersama dan tabur bunga di Dermaga Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Selasa (15/9/2026), untuk korban musibah Kapal Virgo Transport 8 yang hingga kini masih dalam pencarian.

GSJT menyebut sekitar 11 sopir yang menjadi penumpang kapal tersebut belum ditemukan. Doa dan tabur bunga digelar sebagai bentuk solidaritas sekaligus harapan agar seluruh korban segera mendapat kepastian.

Sejumlah anggota GSJT berkumpul di dermaga dan menggelar doa bersama sebelum menaburkan bunga ke laut.

Bunga yang ditaburkan menjadi simbol duka dan penghormatan kepada para korban, sekaligus ungkapan harapan agar proses pencarian terus dilakukan.

Baca juga: Bangkai Kapal Virgo Transport 8 Tenggelam di Kedalaman 30 Meter

Bagi para sopir, musibah Kapal Virgo Transport 8 meninggalkan duka mendalam karena sejumlah rekan seprofesi ikut menjadi korban dalam perjalanan kapal rute Surabaya-Banjarmasin tersebut.

Koordinator GSJT, Supriyono mengatakan, berdasarkan data yang dikumpulkan pihaknya dan dicocokkan dengan manifest di Basarnas, sekitar 11 sopir masih belum ditemukan.

“Sekitar sebelas rekan sopir kami masuk dalam data yang kami kumpulkan dan telah dicek dengan data manifest di Basarnas,” kata Supriyono.

Menurutnya, para sopir tersebut berasal dari sejumlah daerah, antara lain Tulungagung, Kediri, Lamongan, Surabaya, hingga wilayah Indonesia Timur.

Baca juga: Operasi SAR Bawah Air, Kopaska Diterjunkan Cari 129 Korban Kapal Virgo

Mereka diketahui membawa berbagai muatan logistik, baik sebagai bagian dari perusahaan ekspedisi maupun bekerja secara perorangan.

GSJT berharap proses pencarian terus dilakukan hingga seluruh korban yang masih hilang mendapat kepastian.

Di tengah operasi pencarian yang masih berlangsung, para sopir tetap berharap rekan-rekan mereka ditemukan dalam kondisi selamat.

Doa dan tabur bunga tersebut juga menjadi bentuk solidaritas antarsopir yang sehari-hari mengandalkan jalur laut untuk mengirimkan barang ke berbagai daerah.

Baca juga: BMKG: DIY Terpanjang, Kalsel dan Kalteng 89 Hari Tanpa Hujan

Menurut GSJT, musibah yang melibatkan sopir dan pekerja angkutan laut bukan pertama kali terjadi. Karena itu, mereka berharap aspek keselamatan transportasi laut, khususnya bagi pekerja logistik, mendapat perhatian lebih besar.

Bagi para sopir, jalur laut bukan sekadar sarana distribusi barang, tetapi juga bagian penting dari mata pencaharian mereka.

GSJT berharap tragedi serupa tidak kembali terjadi dan keselamatan para pekerja transportasi dapat semakin ditingkatkan. (Beritasatu/kk)

Editor: kk


iklan

Komentar

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca