Kota Banjarbaru
Duh! Masih PPKM Level 4 Kok Lapangan Murjani Jadi Ramai Yaa
KANALKALIMANTAM.COM, BANJARBARU – Di tengah penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kevel 4 di Kota Banjarbaru masih berjalan mulai 21 September 2021 sampai 4 Oktober 2021, kawasan lapangan Murjani tampak diserbu warga, Minggu (26/9/2021) pagi.
Pantauan di lapangan, warga mulai memadati kawasan pusat Kota Idaman itu sejak pukul 06.30 Wita.
Mereka sibuk melakukan aktivitas berolahraga seperti jogging, santai bersama keluarga hingga bersepada.
Beberapa warga yang sempat terpantau Kanalkalimantan.com tampak abai akan protokol kesehatan, terlihat banyak diantara mereka melakukan aktivitas tanpa menggunakan masker.
Baca juga: 3 Orang Pelaku Spesialis Modus Slip ATM Diamankan Tim Gabungan
Mereka tak sadar bahkan lupa kalau Banjarbaru masih dikepung Covid-19 dan Kota Banjarbaru yang masih berada dalam PPKM level 4.
“Mau bagaimana lagi, saya sudah jenuh dirumah apa tidak boleh berolahraga?,” kata Bayu.

Bahkan banyak lapak dagangan yang terbendang di sekitar trotoar samping jalan Lapangan Murjani.
“Ya gimana mas, masa begini sulit mencari nafkah, daripada kita mencuri kan, toh ini tidak melanggar hokum juga kalau mencari nafkah, kalau di razia ya kita kabur mas, kalau ke tangkep dan barang dagangan kita di angkut Pemerintah bisa gak memenuhi kebutuhan sehari-hari kami, gak bisa kan?” celetuk salah seorang pedagang yang tidak mau disebutkan namanya. (kanalkalimantan.com/ibnu)
Reporter : ibnu
Editor : kk
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluKompor Ditinggal Masih Menyala, 7 Rumah di Kuin Cerucuk Terbakar
-
Kabupaten Banjar22 jam yang laluNaik 45 Persen, Jemaah Haji Kabupaten Banjar 671 Orang
-
HEADLINE3 hari yang laluUji Coba Mikrotrans Listrik Banjarmasin, Menuju Transportasi Umum Ramah Lingkungan
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluMerubah Pola Penanganan Sampah di Banjarbaru: Rumah Tangga Awal Pemilahan Sampah
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluTingkatkan Kualitas dan Profesionalisme Tenaga Kerja Konstruksi, PUPR Kalsel Gelar Kegiatan Sertifikasi
-
HEADLINE23 jam yang laluMenilik SDK Ambatunin di Pedalaman Meratus: Ada Murid 20 Tahun, Bertahan dengan Keterbatasan





