Hukum
Dua Orang Pengendali Jaringan Sabu Fredy Pratama di Timur dan Barat Indonesia
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Bisnis haram narkoba jenis sabu jaringan internasional Fredy Pratama beredar di wilayah timur dan barat Indonesia.
Bareskrim Polri mengidentifikasi ada dua orang pengendali utama yaitu W dan K yang bertanggung jawab atas peredaran sabu.
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Mukti Juharsa menjelaskan, W mengawasi distribusi sabu di wilayah timur, sementara K mengendalikan sabu di wilayah barat Indonesia.
“Wilayah Kalimantan dan Sulawesi dikendalikan oleh Mr W dengan keuangan dan persediaan narkoba mereka sendiri. Sedangkan wilayah barat seperti Sumatera dan Jawa dikelola oleh Mr K,” kata Mukti, di Jakarta, Jumat (15/9/2023).
Baca juga: Diduga Sembunyi di Thailand, Fredy Pratama Punya Mertua Kartel Narkoba
Lelaki kelahiran Banjarmasin, 38 tahun itu, diketahui memerintahkan W dan K melalui aplikasi seperti BlackBerry Messenger (BBM) Enterprise, Threema, dan Wire. Penggunaan aplikasi ini membuat penyidikan oleh Polri menjadi lebih sulit.
“Dia menggunakan BlackBerry Messenger Enterprise yang sulit dilacak, oleh karena itu, kami harus mengumpulkan semua modus operandi dari BBM dan kami kaji ulang,” tambahnya.
Sementara itu, Bareskrim Polri saat ini terus melakukan pengejaran sepasang suami istri dengan inisial FA dan PN. Keduanya merupakan sosok yang membantu mengelola keuangan dalam jaringan narkoba yang dipimpin Fredy Pratama.
Brigjen Mukti menyebutkan bahwa FA dan PN adalah warga negara Indonesia (WNI) dan saat ini berada di luar negeri.
Baca juga: Dua Terdakwa Korupsi Kredit Kupedes Fiktif di Banjarbaru Dihadirkan ke Sidang
Diberitakan sebelumnya, Bareskrim Polri telah berhasil membongkar kasus transnational organized crime (TOC) terkait narkotika dan pencucian uang yang dipimpin oleh Fredy Pratama, yang merupakan buronan kelas kakap. Fredy Pratama yang juga dikenal dengan beberapa nama samaran seperti The Secret, Cassanova, Mojopahit, dan Air Bag, mengendalikan operasi narkoba di Indonesia dari Thailand. (Kanalkalimantan/Beritasatu.com/kk)
Editor : kk
-
HEADLINE3 hari yang laluPTAM Intan Banjar-BPAM Banjarbakula Olah Air Baku Irigasi Riam Kanan
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluSudah 630 Hektare Lahan Terbakar, Pemkab Banjar Siapkan 150 Personel Gabungan
-
Kalimantan Selatan3 hari yang laluBangkai Kapal Virgo Proses Pengangkatan, 53 Korban Belum Ditemukan
-
Kalimantan Tengah2 hari yang laluWarga Palangka Raya Terus Menerus Hirup Asap Pekat, Desak Status Bencana Nasional
-
HEADLINE2 hari yang laluEl Nino Diprediksi hingga 2027, Risiko Kekeringan dan Berkurangnya Air Bersih
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluKades Pulau Kaladan Apresiasi Bantuan Pangan ke Warga Terdampak Karhutla



