DPPKB HSU Sosialiasikan Tribina Hingga Pelosok Desa - Kanal Kalimantan
Connect with us

Kab. HSU

DPPKB HSU Sosialiasikan Tribina Hingga Pelosok Desa

Diterbitkan

pada

DPPKB menggelar sosialisasi pembinaan keluarga berencana keluarga Tribina Foto: dew

AMUNTAI, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar sosialisasi pembinaan keluarga berencana keluarga Tribina (BKB, BKR, BKL) bagi kader desa Kampung KB di balai penyuluhan keluarga berencana, Desa Paminggir Seberang Kecamatan Paminggir, Selasa (16/10).

Meski menempuh perjalanan yang cukup jauh, tidak membuat perjalanan terasa melelahkan. Bahkan terkadang membuat tim terhibur ketika segerombolan kerbau rawa tampak dapat dilihat. Sesampainya di Desa Paminggir, sosialisasi ini disambut baik warga. Terutama ketika dihadiri langsung Camat Paminggir, Kepala Desa Paminggir Seberang dan sebanyak kurang lebih 25 kader Tribina (BKB, BKR, BKL) warga masyarakat sekitar.

Kasi Pemberdayaan Keluarga DPPKB HSU Suhaimi, dalam sosialisasi tersebut menjelaskan, bahwa Tribina yaitu Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), dan Bina Keluarga Lansia (BKL). Program Tribina merupakan suatu wadah penyampaian informasi seperti BKB, BKR, BKL, yang kadernya dipilih oleh PLKB Kecamatan.

“Kegiatannya meliputi jenis layanan Poktan (Kelompok Kegiatan) Penyuluhan, kunjungan rumah, bimbingan konseling, pembinaan, life skill, dan integrasi kegiataan,” jelasnya.

Dirinya menambahkan, bahwa Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), Bina Keluarga Lansia (BKL), dan Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahterah (UPPKS) ini adalah program pemerintah yang harus dibentuk di setiap desa, untuk ketahanan keluarga, menuju keluarga sejahterah dalam hal, pengendalian penduduk di Indonesia.

Dia juga menghimbau agar program BKB, benar-benar diterapkan di masyarakat, terutama diusia balita harus diperhatikan, karena ini adalah generasi penerus bangsa. program BKR bertujuan untuk mengajarkan remaja bagaimana, membentuk keluaga yang baik. Setidaknya untuk menunda pernikahan di usia dini.

“Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan dukungan dan bantuan dari seluruh peserta yang merupakan kader penggerak di lini lapangan. Kader Tribina diharapkan dapat berkiprah sesuai dengan tujuan bidang masing-masing dan mendapat dukungan seluruh komponen baik masyarakat, maupun pemerintah,” imbuh Suhaimi.

Sementara itu, Wakil Ketua Pusat Informasi dan Konseling (Pik Remaja) Abdul Ghani yang juga hadir dalam pembinaan BKR melalui badan PIK Remajanya menjelaskan, tujuan dari progran ini ialah untuk untuk meningkatkan pengetahuan mengenai pelayanan informasi dan konseling tentang remaja. Mengingat kenakalan remaja banyak yang terjerumus pada lembah hitam, mereka adalah kalangan anak remaja dan pelajar, dari segi negatif mereka mempunyai rasa ingin tahu yang begu besar tanpa memikirkan resiko kedepannya.

”Tujuan PIK ini agar remaja terhindar dari triad KRR (Narkoba,seks bebas, HIV/AIDS dan Napza), serta mencegah pernikahan dini,mengingat remaja sekarang sangat rentan dengan seks bebas dan narkoba,” terang Gani.(dew)

Reporter: Dew
Editor: Chell

Bagikan berita ini!
Advertisement

Headline

Trending Selama Sepekan