Dispersip Kalsel
DLH Palangkaraya Belajar Pengelolaan Kearsipan ke Depo Arsip Kalsel
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Depo Arsip Dinas Perpustakaan dan Kersipan Provisin Kalimantan Selatan di Banjarbaru menerima kunjungan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangkaraya, Kamis(13/1/2022).
Dalam kunjungan rombongan berjumlah 14 orang ini berdiskusi seputar kearsipan. DLH Kota Palangkaraya juga mempelajari mencegah kehilangan dokumen, serta bisa menemukannya dengan cepat ketika dibutuhkan.
Arsiparis Ahli Pertama Dispersip Kalsel, Abdus Mayadi mengatakan, kedatangan DLH Kota Palangkarya ke Depo Arsip Dispersip Kalsel untuk mengetahui pengelolaan arsip yang berlaku di Provinsi Kalsel.
“Kunjungan DLH Palangkaraya hari ini untuk mengetahui pengelolaan arsip, khususnya arsip aktif,” katanya.

Baca juga : Debit Air di Pengaron Berangsur Turun, Astambul-Martapura Siaga Banjir
Dalam memberikan informasi tentang kearsipan, dikatakan Abdus, pengelolaan arsip aktif berdasarkan acuan dari Permendagri Nomor 78 Tahun 2012 tentang kearsipan di pemerintahan daerah.
“Ada perubahan dari arsip kacau jadi arsip tertata, dasar ini harus dikuasai SKPD kalau tidak memiliki dasar, maka arsip itu akan terlantar,” ungkapnya.
Setelah menerima informasi dari Depo Arsip Dispersip Kalsel di Banjarbaru, rombongan kunker mengakui bahwa arsip sangat penting peranannya dalam pengelolaan manajemen di DLH Kota Palangkaraya.
“Berdasarkan kasus yang terjadi, berawal dari arsip yang kacau banyak terdapat aset yang bermasalah,” katanya.
Sementara itu, Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian DLH Kota Palangkaraya, Tri Rahayuli mengungkapkan, tujuan mereka berkunjung ke Depo Arsip untuk belajar serta mengetahui pengelolaan kearsipan.
“Mengelola arsip yang benar agar bisa kami terapkan di Dinas Lingkungan Hidup,” ungkapnya.

Baca juga : Sambut HUT ke-19 Kabupaten Balangan Digelar Lomba Motif Sasirangan
Diakuinya dalam pengarsipan di lingkungan DLH Kota Palangkaraya sudah berjalan, namun belum tertib melakukan pengarsipan.
“Sedikit banyak sudah mulai tertib pengarsipan, namun masih banyak yang belum kami tahu dalam pengelolaan arsip,” akunya.
Dikatakan Tri Rahayuli, pihaknya masih belum banyak memahami mekanisme pengelolaan arsip.
“Kami sengaja datang untuk menambah pengetahuan tentang kearsipan berkas dan dokumen untuk diterapkan di DLH Palangkaraya,” ujarnya.
“Sedikit banyaknya kami memahami, ada masukan dan tambahan pengetahuan tentang pengelolaan arsip dari penomoran, pengagendaan hingga pengendalian berkas,” tandasnya. (kanalkalimantan.com/ibnu)
Reporter : ibnu
Editor : bie
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluAksi Kamisan di Banjarmasin, Kasus Andrie Yunus: Teror Terhadap Pembela HAM
-
Kabupaten Kotabaru2 hari yang laluKemegahan Pembukaan MTQN ke-56 Kotabaru di Pulau Laut Selatan
-
Kabupaten Kotabaru2 hari yang laluMTQN ke-56 Kotabaru Resmi Dimulai, 498 Peserta Ikuti 17 Cabang Lomba
-
HEADLINE1 hari yang laluPemko Banjarbaru Alihkan CFD ke Jalan Panglima Batur, Dimulai 12 April
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluBupati Bersama Alim Ulama dan Habaib Ikuti Haul Ke-88 Syekh Muhammad Kasyful Anwar
-
Kota Banjarbaru1 hari yang laluPelajari Sistem Pemilahan Sampah dari Hulu, Wali Kota Lisa Bersama Camat Lurah Bertemu Menteri LH RI





