Connect with us

HEADLINE

Ditanya Pilkada 2020 Wabup Banjar Irit Bicara, H Rusli: Jangan ‘Diblender’ Isunya

Diterbitkan

pada

Halal bi halal di kediaman Wakil Bupati Banjar H Saidi Mansyur (kiri), tampak hadir Ketua DPRD Banjar H Rusli (kanan). foto : rendy

MARTAPURA, Tensi politik pasca pemilu 2019 di Kabupaten Banjar mulai memanas, Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Banjar baru akan digelar 2020 mendatang, kabar sejumlah nama yang bakal bertarung mulai bermunculan. Sudah ada beberapa nama yang digadang-gadang akan maju dalam pesta demokrasi tersebut.

Saat ini calon pemimpin di Kabupaten Banjar muncul menjadi narasi perbincangan elit politik dan warga. Seperti dari Partai Nasdem yang meraih kursi di DPRD Banjar cukup signifikan diprediksi akan mengusung kader sendiri yaitu H Saidi Mansyur -Wakil Bupati Banjar saat ini-.

Ditemui saat acara halal bi halal Idul Fitri 1440 H di kediaman, H Saidi Mansyur irit berkomentar kepada Kanalkalimantan.com, terkait isu pencalonan dirinya yang akan maju jadi Bupati Banjar pada 2020 mendatang.

“Pendaftarannya saja masih belum dibuka, saya no coment dulu lah,” singkatnya.

Masih di tempat yang sama dan sempat duduk se meja makan dengan H Saidi Mansyur saat acara halal bihalal berlangsung, Ketua Partai Golkar Kabupaten Banjar H Rusli juga disebut bakal menjadi kandidat petarung di Pilkada Kabupaten Banjar 2020 mendatang.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Banjar tersebut mengatakan masih belum ada urusan untuk melangkah menjadi calon Bupati Banjar. Mengingat masah fokus dengan urusan yang ada yaitu terpilijnya dirinya sebagai anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan.

“Jangan ‘diblender’ dulu lah isunya, boleh boleh aja berambisi, namun jangan terlalu juga, kalau ada calon lain yang terbaik perlu kita dukung, kan banyak juga kandidat yang lain.

jangan sampai kita maju terus, tujuannya kan untuk membangun daerah juga,  kita koreksi diri kita kita ukur diri kita sendiri dulu lah,” ujarnya.

H Rusli, Ketua DPRD Banjar. foto : rendy

Ditambahkan H Rusli, Partai Golkar Kabupaten Banjar hingga sekarang masih ‘mengalir’. Belum ada penentuan yang positif akan hal pencalonan untuk Pilkada 2020 tersebut, mengingat masih menunggu beberapa proses yang dihadapi. Seperti halnya pengumuman dan pelantikan, pendapat petinggi dari provinsi hingga pusat.

“Niat untuk mencalonkan ya fleksibel aja, istilahnya kalau punya kemampuan ya pasti ada,  namun sekali lagi kita ukur sediri sendiri dulu, mampukah saya,” katanya.

Ditanya kanal apabila masyarakat Kabupaten Banjar banyak yang menginginkan H Rusli menjadi Bupati Banjar mengingat suaranya terbesar di kalsel saat pemilihan DPRD Provinsi yang berlangsung satu bulan belakangan, dirinya menjawab hal itu boleh saja dengan harapan masyarakat tersebut.

“Ada tiga faktor yang harus dijaga di Martapura ini, seperti jangan jauh dari ulama, tokoh dan masyarakat,” pungkasnya. (rendy)

Reporter: rendy
Editor: bie

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->