Dishut Kalsel
Dishut Kalsel siapkan Masterplant Pelaksanaan KTA
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Dinas Kehutanan (Dishut) Kalsel tengah menyiapkan masterplan Konservasi Tanah dan Air Daerah Aliran Sungai (DAS) Riam Kiwa imbas terjadinya penurunan kualitas air, adanya erosi serta longsor dan banjir. Dalam rancangan ini ditargetkan adanya program yang mengatasi situasi tersebut selama 10 tahun ke depan.
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan melalui Kepala Bidang PDASRHL Ir. Alip Winarto, melakukan kegiatan ekspose bersama Esselon III Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan, turut berhadir juga dalam hal ini Balai Penerapan Standar Instrumen Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Banjarbaru, Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Barito, Kesatuan Pengelolaan Hutan Kayu Tangi dan Konsultan kegiatan pembuatan masterplan tersebut.
Alip Winarto menyampaikan bahwa maksud penyusunan masterplan konservasi tanah dan air sub DAS Riam Kiwa tersebut adalah untuk menyediakan data dasar tentang pelaksanaan konservasi tanah dan air agar pengelolaannya lebih baik.
“Tujuan penyusunan masterplan konservasi tanah dan air sub DAS Riam Kiwa ini sebagai upaya agar kegiatan konservasi tanah dan air dapat terencana dan terkoordinasi dengan melihat kemampuan organisasi” ungkap Kepala Bidang PDASRHL tersebut.
Dalam hal ini juga konsultan perencana melakukan dengar pendapat untuk dimasukan ke dalam pembuatan masterplan tersebut, sehingga kegiatan ini adalah ekspose antara sebelum diterbitkan atau ekspose akhir.(kanalkalimantan.com/al)
Reporter: al
Editor: kk
-
PTAM INTAN BANJAR19 jam yang laluDistribusi Air ke Pelanggan PTAM Berangsur Normal, Penyambungan Pipa Transmisi BPAM Banjarbakula Selesai
-
HEADLINE2 hari yang laluEl Nino Diprediksi hingga 2027, Risiko Kekeringan dan Berkurangnya Air Bersih
-
HEADLINE3 hari yang laluPTAM Intan Banjar-BPAM Banjarbakula Olah Air Baku Irigasi Riam Kanan
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluSudah 630 Hektare Lahan Terbakar, Pemkab Banjar Siapkan 150 Personel Gabungan
-
Kalimantan Tengah3 hari yang laluWarga Palangka Raya Terus Menerus Hirup Asap Pekat, Desak Status Bencana Nasional
-
Kalimantan Selatan3 hari yang laluBangkai Kapal Virgo Proses Pengangkatan, 53 Korban Belum Ditemukan



