HEADLINE
Dishub Kalsel Rekayasa Kurangi Kecepatan Kendaraan di A Yani Mekatani
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Akses jalan Syamsudin Noor di Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan mulai dilengkapi dengan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL).
Pantauan Kanalkalimantan.com, APILL telah dipasang di persimpangan jalan menuju Bandara Syamsudin Noor.
Kepala Dinas Perhubungan Kalsel, Fitri Hernadi mengatakan bahwa APILL ini sudah resmi beroperasi dan menyala.
“Artinya sudah mulai diakses oleh masyarakat luas termasuk pembatas di depan dibersihkan, kemudian di ujung persimpangan arah bandara sudah dibangun APILL berupa lampu merah,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kalsel, Fitri Hernadi.
Baca juga: Denpom Lanal Banjarmasin Kabulkan Pemeriksaan Tes DNA Cairan Mani dari Jenazah Juwita
Sedangkan di persimpangan Jalan Syamsudin Noor – Jalan Ahmad Yani, Mekatani, Guntung Payung, saat ini sudah dipasang warning light.
Rencananya, kata dia, Pemerintah Provinsi Kalsel akan membuat simpang tiga pada kawasan persimpangan tersebut.
“Di Mekatani akan kita buat pertigaan, namun kita tunggu beberapa waktu dulu, supaya ada sosialisasi dan lain-lain, sehingga nanti pada saat APILL dibangun geometrinya sudah enak,” ungkap dia.

Jalan Ahmad Yani, Mekatani, Guntung Payung, yang dipasang warning light mendekati Jalan Syamsudin Noor. Foto : wanda
Baca juga: Sebar Spanduk Ajakan Coblosan Ulang Pilwali Banjarbaru, Calon Tunggal vs Kotak Kosong
Mengingat banyaknya kejadian kecelakaan yang terjadi sebelumnya di kawasan Mekatani itu, namun karena kepentingan berbeda, masyarakat pengendara dibuat harus mengurangi kecepatan dari arah Banjarmasin.
“Jadi arus cepat yang dari Ahmad Yani arah Banjarmasin akan dibuat tidak akan mengganggu arus cepat yang ada di Jalan Syamsudin Noor ini. Mudah-mudahan sudah sampai di tanjakan Coca-Cola itu mereka sudah mengurangi kecepatan,” jelas Fitri.
Untuk mengurangi kecepatan pengendara bermotor ini pula Dishub Kalsel akan melengkapi dengan warning light, pita penggaduh atau speed bump untuk mendukung adanya traffic light di jalan A Yani Km 29 tersebut.
“Termasuk mungkin jalan-jalan di dalam akan kita tambahkan markah, convex mirror supaya mereka hati-hati tidak langsung masuk ke jalan,” tambahnya.
Baca juga: Yulianti Pilih Mudik ke Banua Setelah Libur Lebaran
Masih kata Fitri, pembuatan simpang bersinyal ini akan diputuskan oleh Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan.
“Karena jalan ini masuk akses jalan dengan kecepatan tinggi, kita meminta warga agar tidak berjualan di sepanjang jalan, jika penduduk mendirikan jualan dan lain-lain mungkin tidak akan layak untuk jalan seperti ini,” tandas Fitri. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor : bie
-
HEADLINE22 jam yang laluCemari Lingkungan, Komisi III DPRD Banjarbaru Cek SPPG ‘Merah’
-
HEADLINE3 hari yang laluDari Rakor Bulanan: 1.398 Pegawai Non ASN Digaji APBD, Alarm Banjarbaru Menjadi “Kota Kotor”
-
HEADLINE2 hari yang laluRencana Aksi Bersama Pengendalian Banjir Kawasan Banua Enam
-
HEADLINE2 hari yang laluASN Bisa WFA dan Cuti Bersama hingga Dua Minggu, Begini Skemanya
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluResmikan Puskesmas, Bupati Banjar Harapkan Pelayanan Terbaik kepada Masyarakat
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluTMMD Ke-127 Dimulai, Bupati HSU: TNI Berperan Aktif Percepat Pembangunan Pedesaan


