Kalimantan Selatan
Direktur Eksekutif Walhi Kalsel: Tambang Ilegal Maling Terang-terangan!
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU — Aktivitas tambang ilegal di Kalimantan Selatan (Kalsel) menuai perhatian dari Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Kalsel.
Direktur Eksekutif Walhi Kalsel, Raden Rafiq SFW menyebut praktik ini sebagai maling terang-terangan. Lantaran tambang ilegal tersebut dibiarkan tanpa dilakukan penindakan oleh pemangku kebijakan maupun aparat penegak hukum.
Raden menilai, peran aparat penegak hukum dalam memberantas tambang ilegal di Kalsel sangat penting.
“Kalau memang mau serius turun untuk melakukan penindakan terhadap pelanggaran lingkungan. Ya jelas harus ditindak,” ujarnya, Senin (22/12/2025).
Baca juga: Catatan Akhir Tahun Walhi Kalsel: ‘Kiamat Ekologis’ dari Deforestasi dan Alih Fungsi Hutan
Walhi Kalsel telah berulang kali melaporkan masalah ini ke Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dinas Lingkungan Hidup Provisi Kalsel. Namun, jawabannya sama yakni dinas terkait hanya mampu menindak lokasi yang berizin.
Lokasi yang tidak berizin akan tetap diakomodir dengan syarat membuat laporan kepada aparat penegak hukum.
Dia mendesak pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum untuk menegaskan kebijakan dalam hal pelanggaran lingkungan.
“Jangan sampai pemerintah kita bisa dikontrol oleh para investor. Karena seharusnya investor yang mengikuti aturan pemerintah,” tegas Raden.
Baca juga: ‘Bazakat Hadangan’ Warga Desa Bararawa, Wujud Syukur atas Hasil Ternak Berlimpah
Selain Walhi Kalsel, masyarakat juga banyak melayangkan laporan ke pihak terkait. Sayangnya, tindak lanjut belum tuntas sampai sekarang.
Walhi Kalsel menekankan, industri ekstraktif mesti dibersihkan lantaran kerusakan yang dibuatnya benar-benar nyata.
“Beralihlah dari sumber daya energi fosil menjadi energi terbarukan yang adil buat masyarakat dan bisa berkelanjutan,” ungkap Raden.
Di sisi lain, partisipasi masyarakat terutama yang terdampak dalam pengambilan keputusan dari pemerintah dalam aspek lingkungan juga perlu ditingkatkan.
Lebih jauh, ahli lingkungan perlu dilibatkan dalam hal izin pertambangan karena masukan dan saran sangat penting. (Kanalkalimantan.com/fahmi)
Reporter: fahmi
Editor: bie
-
Bisnis2 hari yang laluKalsel Expo 2026 Catat Transaksi Truk Tambang Senilai Rp1,7 Miliar
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluKalahkan Gasib Legend, Old Star Martapura Juara Bupati Banjar Cup U-40 2026
-
Bisnis3 hari yang laluSerbu! Promo Spesial BRI Momen HUT ke-81 RI, Ini Daftarnya
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluDKISP Banjar Bagikan Bendera Gratis ke Pengendara
-
Olahraga3 hari yang lalu165 Anak Ramaikan Barbados Happy Race Pushbike 2026
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluBupati Kapuas Kukuhkan 42 Anggota Paskibraka 2026




