Kanal
Desa Lokbaintan Kampung Pelangi Tepian Sungai
“Padahal kami pernah melaporkan ke Dinas Pariwisata, tapi sampai sekarang belum ada yang datang atau meninjau keadaan baru kami di sini,†keluhnya.
Kepala Desa Lok Baintan, Sapriansyah mengatakan, warna-warni pada cat dinding di setiap rumah tersebut sebenarnya didapat dari bantuan dana CSR oleh PLN Karang Intan. Tujuannya agar wisata di Lok Baintan tidak hanya terkenal dengan pasar terapungnya saja, tapi juga ada hal lain yang bisa menjadi ikon baru baru desa.
“Nanti kalau semua rumah sudah berwarna, akan saya beri nama kampung pelangi tepian sungai,†ujarnya.
Sapriansyah dan warga setempat sangat berharap bantuan tersebut tidak hanya berakhir sampai di sana saja. Pihak atau instansi seperti Dinas Pariwisata juga bisa memberikan suntikan semangat agar wisata di Desa Lok Baintan menjadi makin ramai.
“Padahal kami pernah melaporkan ke Dinas Pariwisata, tapi sampai sekarang belum ada yang datang atau meninjau keadaan baru kami di sini,†keluhnya.
Jika bisa, ia menginginkan anggaran dana desa untuk tahun 2018 mendatang bisa dialokasikan ke sana. Sekitar 80% rumah di pinggiran sungai Desa Lok Baintan belum sepenuhnya berwarna-warni. “Kalau bisa digunakan, maka saya akan kasih warna setiap sudut rumah di pinggiran sungai,†pungkasnya.
-
HEADLINE3 hari yang laluBangkai Kapal Virgo Transport 8 Tenggelam di Kedalaman 30 Meter
-
HEADLINE2 hari yang laluBMKG: DIY Terpanjang, Kalsel dan Kalteng 89 Hari Tanpa Hujan
-
Bisnis1 hari yang laluSejak Dini Siapkan Dana Pensiun, Bonus Saldo BRI DPLK Lewat BRImo
-
HEADLINE2 hari yang lalu11 Sopir Korban Kapal Virgo Belum Ditemukan, Rekan Gelar Doa dan Tabur Bunga
-
Kabupaten Kapuas1 hari yang laluPemkab Kapuas Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla 14 Hari Kedepan
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluUpaya Bersama Mencegah Eskalasi Karhutla dan Menjaga Kamtibmas



