Connect with us

Kabupaten Banjar

Cuaca Tak Menentu, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

Diterbitkan

pada

Kepala BPBD Kabupaten Banjar, Muhammad Irwan Kumar Foto : kanal Kalimantan

MARTAPURA, Curah hujan yang  tidak menentu akhir-akhir ini  terjadi di beberapa wilayah di Kalsel, juga menjadi perhatian dan pantauan BPBD Banjar. Meskipun Kabupaten Banjar saat ini  masih relatif aman terhadap banjir, namun BPBD Banjar meminta kepada masyarakat tetap waspada, pasalnya hujan yang tiba-tiba terjadi bisa saja menimbulkan banjir.

Kepala BPBD Kabupaten Banjar, Muhammad Irwan Kumar mengatakan, saat ini sudah memasuki musim kemarau sehingga pihaknya pun melakukan persiapan untuk penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Namun pada kenyataannya terjadi intensitas hujan yang cukup tinggi dan dialami hampir di semua wilayah Kalimantan Selatan tak terkecuali Kabupaten Banjar.

Menurut Irwan hal ini terjadi disebabkan adanya perubahan siklus atau perputaran arah angin, sehingga pada Juni ini iklim cuaca berubah jadi musim penghujan.

“Masyarakat harus tetap waspada terhadap bencana banjir, utamanya wilayah didataran rendah yang berpotensi terjadi bencana banjir seperti, Desa Bincau, Astambul, Martapura Barat, Tangkas, Sungai Rangas, dan Keliling Benteng. Karena berada dipinggiran sungai jadi harus waspada kalau-kalau terjadi banjir bandang,” imbaunya.



Lebih lanjut Irwan menambahkan berdasarkan pantauan BPBD Banjar saat ini ketinggian air waduk Riam Kanan masih normal yakni sekitar 58,92 meter, dan pihaknya pun melalui tim di setiap kecamatan akan terus melakukan pemantauan ketinggian air dan sungai, yang diakibatkan pengaruh intensitas hujan yang cukup tinggi hampir merata dialami wilayah Kabupaten Banjar.

“Jalur air sudah terbagi dan tidak hanya fokus disatu jalur saja, sehingga air yang biasanya merendam desa warga tidak terlalu tinggi. Embung di Awang Bangkal yang penuh pun sudah dibuka dan dialirkan ke irigasi Riam Kanan,” pungkasnya. (rendy) 

Reporter: Rendy
Editor: Bie


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->