kriminal banjarbaru
Cemburu Istri Diajak Jalan, Eko Tusukan Pisau, Lalu Bakar Motor Temannya
BANJARBARU, Eko Wiyono (29), pelaku perkelahian dengan penganiayaan di Kelurahan Guntung Payung, belakang Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat (GPIB) Effatha, akhirnya berhasil diringkus.
Peristiwa perkelahian dengan penganiyaan terjadi pada hari Minggu (20/10) kemarin, berawal saat Ar (bukan nama sebenarnya) didatangi Eko Wiyono yang sudah dalam kondisi marah dan emosi. Tanpa alasan, pelaku kemudian memukul Ar. Tidak sampai disitu, pelaku mengeluarkan pisau dari pinggangnya dan langsung menusukkan ke arah Ar.
Beruntungnya, Ar berhasil menangkap pisau tersebut hingga mengalami luka pada jari tangannya. Ar pun kemudian berlari dan memilih meninggalkan sepeda motornya.
Eko sempat mengejar, menggunakan kendaraan milik Ar. Namun menghentikan niatnya dan memutuskan untuk membakar sepeda motor korban hingga hangus.
Panit 1 Reskrim Polsek Banjarbaru Kota, Resmob Ipda Alhamidie mengatakan usai kejadian itu, pihaknya mendapatkan informasi bahwa pelaku berada di daerah Guntung Payung pada hari Rabu (23/10) sekitar pukul 11.30 Wita.
“Saat kami grebek salah satu tempat yang kami curigai ternyata pelaku Eko Wiyono tidak ada. Pelaku yang sempat berusaha kabur berhasil kami tangkap di sebuah bengkel di Sungai Sumba, Guntung Payung, Kota Banjarbaru,†pungkasnya.

Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya SIK MH melalui Kasubbaghumas Polres Banjarbaru AKP Siti Rohayati menerangkan bahwa pelaku saat perkelahian itu sedang dalam keadaan mabuk.
Dari hasil pemeriksaan, motif penganiaayan dan pengurusakan yang dilakukan Eko dikarenakan cemburu buta.
“Korban dan pelaku ini sebenarnya teman. Pelaku marah dengan korban karena mengajak istrinya jalan-jalan tanpa seizinnya. Karena saat itu sedang mabuk, makanya dia nekat ingin menganiaya temanya sendiri,†jelasnya.
Kini, pelaku beserta barang bukti satu unit roda 2 Honda Revo yang dalam keadaan hangus terbakar sudah diamankan ke Mapolres Banjarbaru untuk di akukan prose hukum lebih lanjut. Eko Wiyono dijerat Pasal 351 KUHP dan 406 KUHP tentang penganiayaan dan pengrusakan dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. (rico)
Editor : Bie
-
HEADLINE2 hari yang laluPipa Induk BPAM Banjarbakula Jebol, Krisis Air Ancam Banjarbaru-Martapura
-
PTAM INTAN BANJAR2 hari yang laluPipa BPAM Banjarbakula Bocor, PTAM Intan Banjar Optimalkan Air Irigasi Riam Kanan untuk Jaga Pasokan Air
-
HEADLINE2 hari yang laluPerbaikan Pipa Jebol BPAM Banjarbakula Ditarget Rampung 10 Hari
-
Olahraga2 hari yang laluOpen Drag Bike Bangkit 2026 di Amuntai Meriahkan HUT ke-81 TNI
-
Kabupaten Banjar2 hari yang lalu78 Peserta Ikuti Lomba Pertolongan Pertama PMR Tingkat Madya Se-Kabupaten Banjar
-
Olahraga2 hari yang laluIPSI Kalsel Gelar Pelatihan Sertifikasi Pelatih dan Wasit Juri



