Connect with us

Pilgub Kalsel

Cagub-Cawagub Kalsel Denny-Difri Tegaskan Komitmen Perjuangan Save Meratus!

Diterbitkan

pada

Haji Denny saat kampanye di Barabai, HST, Kamis (8/10/2020) Foto: ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BARABAI – Isu lingkungan menjadi salah satu konsens penting dari pasangan Cagub-Cawagub Kalsel nomor urut 2, Denny Indrayana-Difriadi. Termasuk pelestarian pegunungan Meratus, di Hulu Sungai Tegah (HST) sebagai paru-paruh Banua.

Hal tersebut ditegaskan oleh Haji Denny, saat melaksanakan kampanye di Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, pada Kamis (8/10/2020) siang tadi.

Begitu pentingnya Meratus, Haji Denny dalam visi-misinya menyatakan dukungan penuh terhadap gerakan menyelamatkan kelestarian Pegunungan Meratus. Itu secara tegas dituliskan sebagai salah satu program unggulan yang akan dicanangkan oleh pasangan H2D ini.

Bagi Hqaji Denny, langkah tersebut sebagai salah satu bentuk perjuangan dan ikhtiar untuk mengurangi bahaya kegiatan usaha pertambangan serta perkebunan kelapa sawit yang berpotensi mengancam habitat juga ekosistem Pegunungan Meratus.



“Kita tidak boleh membiarkan Pegunungan Meratus sebagai benteng pertahanan Banua dieksploitasi secara tidak bertanggung jawab apalagi dengan cara-cara yang salah dan merusak lingkungan,” tegasnya.

“Dengan menyelamatkan Meratus, kita menyelamatkan kehidupan di Banua. Haram menyerah, waja sampai kaputing!” tegas Haji Denny.

Terkait hal tersebut, secara khusus Haji Denny bahkan di sela kampanye menyapa masyarakat di Pasar Agrobisnis Modern Barabai, juga secara khusus menyempatkan untuk merekam video jingle Hijrah Gasan Banua bersama rekan-rekan partai koalisi dan para relawan di Tugu Burung Anggang, pusat Kota Barabai.

“HST begitu spesial bagi kami. Makanya kami secara khusus merekam jingle lagu di sini,” ungkap Haji Denny.

Guna mencari lokasi yang diinginkan, Haji Denny-Difri menuju ke Puncak Gunung Titi yang berlokasi di wilayah Pegunungan Meratus, Desa Pihandam, Kecamatan Limpasu, untuk mengambil video clip Hijrah Gasan Banua yang merupakan jingle bagi Tim Pasangan Calon No 2 pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2020.

Perjalanan menuju puncak Gunung cukup berat dan menantang dikarenakan oleh medan yang berbatu serta jalan yang licin. Untuk mencapai Puncak Gunung tersebut, Haji Denny-Difri beserta rombongan memtuskan untuk mengendarai sepeda motor.

Haji Denny berboncengan dengan istrinya, Hj Ida Rosyidah. Dalam perjalanan, nampak beberapa kali Hj. Ida Rosyidah harus turun dari kendaraan agar tetap aman.

Setibanya di puncak Gunung Titi, rombongan Haji Denny-Difri dimanjakan oleh pemandangan Pegunungan Meratus. Tidak luput pula, sambutan warga setempat yang telah menunggu kehadiran Haji Denny-Difri meningkatkan kembali semangat setelah menapaki medan jalan yang sulit.

Di sela-sela pengambilan video, Haji Denny-Difri menyempatkan untuk menikmati suasana lestari Pegunungan Meratus dan mengabadikan momen indah bersama istri tercinta dalam gambar serta video.

Kendati cuaca di lokasi puncak disinari terik matahari, Haji Denny-Difri tetap melanjutkan perekaman video clip lagu Hijrah Gasan Banua. Dengan disertai semangat dari rekan-rekan partai koalisi dan para relawan serta penduduk asli Banua, pengambilan video berjalan dengan lancar.

Pemandangan Pegunungan Meratus menjadi latar belakang dari pengambilan video clip tersebut. Lokasi di Gunung Titi di tengah Pegunungan Meratus sengaja dipilih oleh Haji Denny-Difri untuk menegaskan komitmen serta dukungan atas gerakan #SaveMeratus. (Kanalkalimantan.com/cel)

Reporter : Cel
Editor : Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pilgub Kalsel

Sidang MK Gugatan Pilgub Kalsel Digelar 26 Januari

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

MK akan menggelar sidang gugatan Pilgub Kalsel pada 26 Januari mendatang Foto: suara
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Mahkamah Konstitusi (MK) telah menentukan jadwal sidang gugatan sengketa Pilkada 2020. Terdapat 132 gugatan Pilkada yang telah diregistrasi dan masuk dalam Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK). Salah satunya, gugatan Pilgub Kalsel yang akan mulai digelar pada 26 Januari nanti.

Dikutip dari laman MK, pada 26 Januari terdapat 35 gugatan Pilkada yang akan dibacakan mulai sengketa Pilgub Kalimantan Selatan (Kalsel), Pilgub Sumatera Barat, hingga Pilwalkot Surabaya.

Sementara pada 27 Januari, terdapat 35 gugatan yang akan dibacakan mulai dari sengketa Pilwalkot Medan hingga Pilgub Kalimantan Tengah. Adapun sidang pendahuluan hari ketiga atau 28 Januari terdapat 34 gugatan yang akan dibacakan. Mulai dari Pilwalkot Palu hingga Pilbup Lampung Selatan.

Sidang pendahuluan yang terakhir digelar pada 29 Januari dengan 28 gugatan yang akan dibacakan. Gugatan yang akan dibacakan mulai dari sengketa hasil Pilwalkot Tangsel hingga Pilbup Mamuju.



Setelah gugatan dibacakan, sidang berlanjut ke pemeriksaan persidangan. Adapun putusan hasil gugatan Pilkada digelar pada 19-24 Maret.

Sebelumnya, langkah paslon nomor 2 Denny Indrayana-Difriadi juga telah mengajukan perbaikan permohonan perselisihan hasil Pilgub Kalsel. Sejumlah bukti baru diajukan untuk memperkuat dugaan pelanggaran yang disampaikan sebelumnya.

“Perbaikan permohonan ini penting dilakukan mengingat selama masa perbaikan, kami masih terus menerima fakta-fakta dan bukti-bukti dari masyarakat Kalsel tentang pelanggaran serta kecurangan dalam masa pra kampanye, selama masa kampanye, pada saat pemungutan suara hingga rekapitulasi suara,” kata Kuasa Hukum Haji Denny, Febridiansyah.

Perbaikan yang dilakukan, menjadikan penambahan jumlah halaman permohonan dari awalnya 49 halaman menjadi 127 halaman. Bertambah sebanyak 78 halaman atau lebih dari 2,5 kali lipat. “Sedangkan untuk alat bukti, bertambah dari 177 alat bukti menjadi 223 alat bukti, atau bertambah 46 item,” kata mantan Jubir Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini.

Adapun dari hasil perbaikan permohonan yang kami ajukan, maka dalil-dalil permohonan secara utuh dapat dijelaskan sebagai berikut:
Pada bagian awal permohonan, sebelumnya disampaikan argumentasi tentang penghitungan yang Jurdil di Pilgub Kalsel Tahun 2020. Pelanggaran Pemilu yang TSM, dengan penyalahgunaan kewenangan, program dan kegiatan, yang berdasarkan UU Pilkada sanksinya pembatalan paslon 1. (Kanalkalimantan.com/kk)

 

Reporter : Kk
Editor : Cell

 

 

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Pilgub Kalsel

Sikapi Penolakan Gugatan Bawaslu RI, Denny Indrayana: Perjuangan Masih Panjang!

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Denny Indrayana merespons keputusan Bawaslu RI Foto: dok
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Bawaslu RI kembali menolak laporan penyalahgunaan wewenang incumbent di Pilgub Kalsel yang disampaikan paslon nomor urut 2, Denny Indrayana.

Menyikapi putusan Bawaslu yang menolak laporan terkait tandon air Covid-19 yang dimanfaatkan sebagai bahan kampanye, Denny menulis sebuah puisi berjudul: Alhamdulillah, Perjuangan Masih Panjang.

Dalam puisi yang disampaikan ke sejumlah media tersebut, paslon yang hanya terselisih sekitar 8.000-an suara pada Pilgub 9 Desember 2020 lalu mengatakan, menghadapi berbagai kecurangan tersebut akan tetap berjuang.

“Kami tak akan menghilang, kami akan terus berjuang,” katanya sebagaimana ditulis dalam puisinya tersebut.
Simak puisi berjudul :



 

Alhamdulillah, Perjuangan Masih Panjang

Alhamdulillah, perjuangan masih panjang
Penyalahgunaan dana bansos COVID menjadi beras bergambar kampanye
Dinyatakan bukan curang, walau bukti tak berbilang.

Ketua KPK, Ketua MPR, Mendagri semua telah melarang
Jangan jadikan bansos COVID untuk kampanye, ucapnya berang!
Ketua Bawaslu berteriak, “ada tiga modusnya” katanya lantang
Ada foto, Ada nama, Ada materi kampanye, yang dipajang
Ketiganya nyata ada terang-benderang.
Ada apa dengan keadilan, dimana ia menghilang?

Alhamdulillah, perjuangan masih panjang
Dana Covid dijadikan spanduk membentang
Tandon air COVID tidak lepas dari kampanye yang nyata telanjang
Semuanya dengan nama, foto, dan “Bergerak” yang terpampang
Seakan menantang: Kamilah sang pemenang!
Hukum tak akan bisa menentang
Keadilan hilang karena: UwANG?

Tapi, yakinlah dia tak akan pernah tenang!
Kami tak akan menghilang
Kami akan terus berjuang

Karena kecurangan tidak boleh menjadi pemenang
karena kecurangan hanya layak menjadi pecundang

Gugatan akan terus datang
MK akan tetap jadi puncak juang
Alhamdulillah, perjuangan masih panjang!

Jakarta, 8 Januari 2021
Haji Denny

Sebagaimana diketahui, dugaan kasus tersebut disampaikan melalui surat nomor 025/Reg/LP/PG/RI/00.00/1/2021. Dimana hal tersebut disampaikan oleh kuasa hukum Denny Indrayana. Tapi karena Bawaslu RI melihat tidak adanya bukti kuat, laporan pun tak ditindaklanjuti.

“Terlapor tidak terbukti melakukan tindakan menggunakan kewenangan, program, dan kegiatan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon di daerah sendiri maupun daerah lain dalam waktu enam bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon,” kata anggota Bawaslu RI, Ratna Dewi Pettalolo dalam keterangannya, Jumat (8/1/2021).

Sebelumnya Sentra Gakkumdu Pusat yang terdiri dari Bawaslu RI, Mabes Polri, dan Kejagung, melakukan pemeriksaan kedua kalinya atas incumbent H Sahbirin Noor di kantor Bawaslu Kalsel di jalan RE Martadinata, Banjarmasin, pada Rabu (6/1/2021) pukul 14.30 Wita. Pemeriksaan atas Sahbirin dilaksanakan secara online oleh tim Gakkumdu Pusat.

Selama sekitar 1,5 jam, paslon nomor 1 tersebut menjawab sejumlah pertanyaan dari Sentra Gakkmudu.

Ketua Bawaslu Kalsel Erna Kasypiah mengatakan, pihaknya hanya sebagai fasilisator atau penyedia lokasi terkait undangan klarifikasi yang disampaikan tim Bawaslu RI. “Obyek klarifikasi kami tidak tahu pasti. Tapi dalam undangan terkait adanya dugaan laporan penyalahgunaan wewenang terkait tandon air program Covid-19,” katanya.

Sebelumnya Denny Indrayana elah mengajukan perbaikan permohonan perselisihan hasil Pilgub Kalsel pada Senin (28/12/2020) di MK. Sejumlah bukti baru diajukan untuk memperkuat dugaan pelanggaran yang disampaikan sebelumnya.

“Perbaikan permohonan ini penting dilakukan mengingat selama masa perbaikan, kami masih terus menerima fakta-fakta dan bukti-bukti dari masyarakat Kalsel tentang pelanggaran serta kecurangan dalam masa pra kampanye, selama masa kampanye, pada saat pemungutan suara hingga rekapitulasi suara,” kata Kuasa Hukum Haji Denny, Febridiansyah.

Perbaikan yang dilakukan, menjadikan penambahan jumlah halaman permohonan dari awalnya 49 halaman menjadi 127 halaman. Bertambah sebanyak 78 halaman atau lebih dari 2,5 kali lipat. “Sedangkan untuk alat bukti, bertambah dari 177 alat bukti menjadi 223 alat bukti, atau bertambah 46 item,” kata mantan Jubir Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini.

Di sisi lain, Ketua Tim Pemenangan Paslon nomor 1, Rifqinizami Karsayudha mengatakan bersyukur atas hasil laporan Bawaslu. “Pada akhirnya kebenaran hukum ditentukan oleh alat bukti dan argumentasi hukum,” katanya.(Kanalkalimantan.com/putra)

Reporter : Putra
Editor : Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->