Connect with us

Teknologi

‘Booming’ Aplikasi Clubhouse untuk Iphone, Warganet Pengguna Android Salah Kaprah

Diterbitkan

pada

Clubhouse versi Iphone
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Sebuah aplikasi baru ramai jadi perbincangan warganet dan menjadi viral akhir-akhir ini.

Adalah Clubhouse, sebuah aplikasi jejaring sosial obrolan audio khusus undangan yang diluncurkan pada tahun 2020 oleh pengembang perangkat lunak Alpha Exploration Co pada Desember 2020 lalu.

Paul Davison dan Rohan Seth (mantan karyawan Google) adalah dua orang aktor dari lahirnya aplikasi Clubhouse. Dua orang dedengkot Silicon Valley ini lah yang menghadirkan aplikasi yang berbasis obrolan audio, yang merupakan radio bincang-bincang (podcast) dan sebagian panggilan konferensi.

Peran para selebriti dan influencer membuat aplikasi ini menanjak tajam dari segi popularitas. Sebut saja tokoh seperti CEO Tesla dan SpaceX Elon Musk yang berbincang dengan kepala Robinhood Markets, Vladimir Tenev di platform tersebut telah menyebabkan lonjakan pengguna yang mengunduh aplikasi Clubhouse.



 

Clubhouse versi Play Store (Android)
Foto: google

Clubhouse saat ini hanya tersedia bagi pengguan Iphone, pun untuk dapat mengunduh dan mengggunakannya seseorang harus lebih dahulu mendapatkan undangan dari pengguna lain yang telah terdaftar.

Clubhouse yang telah viral ini tak ayal membuat banyak warganet penasaran dan berusaha untuk mengunduh dan menggunakannya, tak terkecuali para pengguna smartphone Android.

Pada Google Play (Play Store), pusat unduhan aplikasi berbasis Android, pengguna smartphone dapat menemukan aplikasi dengan nama yang sama, Clubhouse, namun dengan fungsi yang berbeda.

Clubhouse versi Google Play (Android) ini adalah sebuah aplikasi berbasis ‘personal assistant’. Sebuah aplikasi yang ditujukan untuk para pengembang software dan produk digital.

Rasa penasaran warganet yang dibarengi minimnya kemampuan berbahasa Inggris dan rendahnya minat baca membuat mereka yang telah mengunduh aplikasi ini di Play Store kecewa.

Alhasil warganet melampiaskannya dengan memberikan rating bintang satu dan berikut komentar-komentar miring bernada sarkas.
Warganet lain pun coba meluruskan hal ini dengan menjelaskan bahwa aplikasi Clubhouse di Play Store bukanlah aplikasi viral milik Iphone dan mereka meminta maaf akan perilaku warganet Indonesia.

Tidak sedikit pula dari mereka yang memberikan rating bintang lima pada pengembang aplikasi Clubhouse versi Play Store ini. Berdasarkan informasi yang berkembang aplikasi Clubhouse milik Alpha Exploration Co untuk Iphone ini, nanti juga akan hadir untuk smartphone berbasis Android.

Namun tidak diketahui jika memang hadir untuk pengguna Android akankah aplikasi ini menggunakan nama yang sama, mengingat aplikasi dengan nama Clubhouse namun dengan fungsi yang berbeda telah lebih dulu hadir di Play Store.(kanalkalimantan/andy)

Reporter: andy
Editor: cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan

Komentar

Teknologi

Apa itu Aplikasi Clubhouse? Ini Cara Kerja Media Sosial yang Viral

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Aplikasi Clubhouse dan Cara Kerja Clubhouse
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM – Aplikasi Clubhouse, belakangan banyak diperbincangkan oleh netizen di seluruh dunia. Tidak hanya di Indonesia, aplikasi ini sukses mencuri perhatian setelah nampak digunakan oleh Elon Musk, seorang jenius yang banyak memunculkan ide brilian serta pebisnis yang handal.

Tapi sebenarnya apa sih aplikasi ini? Apa kegunaan aplikasi clubhouse? Bagaimana cara mendaftar dan pembuatan akunnya? Dan bagaimana pula cara kerjanya?

Aplikasi Clubhouse, Live Podcast dengan Materi Berbobot

Clubhouse sendiri merupakan aplikasi media sosial yang berbasis obrolan suara. Berbeda dengan LINE atau WhatsApp yang berbasis teks, Clubhouse lebih difokuskan pada konten audio untuk berinteraksi.



 

Uniknya, aplikasi ini merupakan aplikasi untuk mendengarkan obrolan, wawancara, atau diskusi mengenai berbagai topik secara live. Jadi Anda bisa secara langsung mendengarkan siaran yang tengah dilakukan oleh penyelenggara.

Meski demikian, aplikasi ini dapat dikatakan eksklusif, karena baru dapat digunakan oleh user iOS dan tidak bisa secara langsung membuat akun dan mendengarkan konten yang tersedia.

Cara Kerja Clubhouse

Cara kerjanya sebenarnya sederhana. Misalkan Anda sudah memiliki akun, Anda akan menerima rekomendasi obrolan yang akan terjadi dalam waktu dekat. Rekomendasi ini didasarkan pada pemilihan yang Anda lakukan di bagian awal pendaftaran, sehingga topik yang Anda sukai akan muncul lebih sering.

Nantinya Anda bisa bergabung dalam panggilan bersama, dan bisa mendengarkan materi yang disampaikan oleh narasumber. Hanya beberapa orang yang akan berbicara, dan sisanya berperan sebagai peserta yang mendengarkan.

Di sinilah letak value dari meeting dan podcast yang disiarkan, karena Anda hanya bisa bergabung dengan undangan user lain, dan topik yang dibicarakan benar-benar berasal dari sumber yang kredibel.

Cara Mendaftarkan Akun Clubhouse

Anda tidak bisa secara langsung mengunduh aplikasi dan membuat akun seperti media sosial lainnya. Anda harus mendapatkan ajakan terlebih dahulu yang disampaikan oleh user lain, melalui layanan pesan singkat.

Setelah Anda mendapat ajakan tersebut, baru kemudian Anda memiliki akses atas pembuatan akun baru di aplikasi Clubhouse. Sangat eksklusif bukan?

Setelah Anda membuat akun, Anda akan disajikan berbagai tema dan topik obrolan yang nantinya akan jadi referensi utama undangan podcast yang akan diadakan. Anda juga akan memiliki dua kesempatan mengundang pengguna baru ketika sukses membuat akun Clubhouse, jadi, gunakan dengan bijak ya!

Ekslusifitas yang dimiliki aplikasi Clubhouse sendiri dinilai menjadi dasar kuat mengapa valuasi dari aplikasi ini begitu besar, meski penggunanya belum terlalu banyak. Di beberapa negara, bahkan undangan pengguna baru Clubhouse sampai diperjualbelikan.

Ya, nilai dari undangan ini sudah cukup tinggi, mengingat kontennya yang benar-benar berbobot. Jadi, apa Anda tertarik untuk turut bergabung dalam aplikasi media sosial ini? Demikian lah penjelasan tentang aplikasi Clubhouse. (suara.com)


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Teknologi

Aplikasi Clubhouse Android Sedang Dikembangkan

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Ilustrasi aplikasi Clubhouse. [Antara]
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM – Clubhouse menjadi salah satu aplikasi yang sedang populer di Indonesia dan dunia, tetapi sayang baru tersedia untuk para pengguna iPhone, yang bersistem operasi iOS. Kabar baiknya, Clubhouse versi Android rupanya sedang dikembangkan.

Alpha Exploration Co selaku pengembang Clubhouse mengonfirmasi aplikasinya bakal segera diperluas untuk para pengguna Android.

“Sejak awal, kami ingin membangun Clubhouse untuk semua orang. Dengan pemikiran ini, kami sangat senang untuk segera mulai mengerjakan aplikasi versi Android kami,” tulis Clubhouse dalam blog resminya.

“Kami juga akan menambahkan lebih banyak fitur aksesibilitas sehingga orang-orang di seluruh dunia dapat menikmati Clubhouse dengan cara yang lebih dekat bagi mereka,” tulis laman blog pada akhir Januari lalu.



 

Sayangnya, pengembang tidak menulis kapan mereka benar-benar meluncurkan Clubhouse untuk pengguna Android. Namun diyakini aplikasi ini bakal segera hadir beberapa bulan dari sekarang.

Belum diketahui kenapa Clubhouse tidak merilis aplikasinya untuk versi Android. Namun sejauh ini, beberapa aplikasi populer sebelumnya juga pertama kali meluncur dalam versi perangkat iOS.

Dikutip dari 9to5google, Kamis (18/2/2021), aplikasi sebelum Clubhouse yang perdana muncul di iOS adalah Instagram, Snapchat, hingga Path. Tampaknya perusahaan telah memutuskan bahwa sistem iOS lebih cocok untuk aplikasi buatan mereka.

Snapchat misalnya, aplikasi ini pertama kali dibuat eksklusif untuk iOS selama setahun. Alasannya, perangkat iOS memiliki kamera yang cukup mumpuni dan menciptakan pengalaman lebih ketika digunakan penggunanya.

Selain itu, Apple juga memiliki teknologi speaker yang cukup mumpuni. Diketahui, pengguna Clubhouse dominan menggunakan AirPods atau perangkat sound lain dari Apple.

Pada akhirnya, dukungan perangkat tersebut bisa menciptakan kualitas suara lebih baik. Pengalaman ini mungkin akan terasa berbeda ketika digunakan pada smartphone Android. (suara.com)


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->