Connect with us

Bisnis

Berkah Ramadhan, Harga Emas Mulai Merangkak Naik

Diterbitkan

pada

Harga emas di Pasar Sentral Antasari terpantau kembali mengalami kenaikan. Foto : Arief Rahman

BANJARMASIN, Momen awal Ramadhan menjadi titik balik kembali merangkaknya harga emas dipasaran. Dari pantauan di salah satu pusat perdagangan emas terbesar di Kalsel, yakni Pasar Sentral Antasari Banjarmasin, harga emas 99 persen dan batangan terpantau mengalami kenaikan Rp5.000-Rp10.000 pergram dalam sepekan terakhir.

“Untuk harga emas 99 persen kini kita jual Rp590.000 pergram, naik dari harga sebelumnya dari Rp580.000 pergram. Harga ini memang masih lebih rendah dibanding sebelum Ramadhan lalu yang sempat tembus hingga Rp600.000 pergram,” ungkap Owner Toko Emas Hidayat H Hakim, Kamis (9/5/2019).

Sedangkan untuk emas batangan dari sebelumnya dijual Rp575.000 pergram, kini menjadi Rp580.000 pergram. Lalu untuk emas karat 70 persen dan 42 persen tidak ada kenaikan harga atau penurunan, masih dijual sebesar Rp475.000 pergram dan Rp275.000 pergram.

“Harga ini boleh dibilang cukup tinggi, karena sudah dijual di atas Rp550.000 pergram. Namun memang rekor harga emas tertinggi sebesar Rp600.000 pergram belum terlampaui di Ramadhan kali ini,” tambahnya.

Sementara itu, Owner Toko Emas Taisir, H Gurdan menambahkan, walau harga emas mengalami kenaikan, baik penjualan maupun pembelian masih cenderung berimbang.

Biasanya sama seperti tahun sebelumnya, baru sekitar H-7 menjelang lebaran minat masyarakat untuk membeli emas tinggi seiring sudah mulai dicairkannya Tunjangan Hari Raya (THR) pegawai.

“Kalau sudah H-7 biasanya 70 persen yang datang kesini adalah mereka yang membeli, hanya sekitar 30 persen saja yang menjual,” tukasnya. (arief)

Reporter : Arief
Editor : Bie

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->