Connect with us

HEADLINE

Bawa Meja Sendiri, Murid SDN 2 Laura Duduk Lesehan Belajar di Aula yang Disekat

Diterbitkan

pada

Murid SDN 2 Landasan Ulin Utara belajar di aula sekolah yang disekat pembatas dinding triplek. Foto: wanda

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Dua tahun Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Landasan Ulin Utara (Laura) Kota Banjarbaru jalani proses belajar mengajar tidak normal.

Mestinya belajar mengajar satu kelas dalam satu ruang, karena kurang ruang untuk kelas aula sekolah diberi sekat untuk proses belajar mengajar. Sekolah yang berada di Kecamatan Liang Anggang juga sempat memakai ruang kelas secara bergantian.

Aula yang diberi sekat triplek itu, peserta didik tidak duduk di atas kursi. Mereka tidak menggunakan meja dan bangku yang biasa difasilitasi sekolah, tapi duduk lesehan di lantai ubin dengan membawa meja masing-masing dari rumah.

Kondisi itu tidak bisa dihindari sehingga menjadi pilihan alternatif murid belajar di SDN 2 Laura yang kekurangan ruang kelas.

Baca juga: Dapur MBG Polda Kalsel Diresmikan, Layani 13 Sekolah di Banjarbaru

Ruang aula sekolah yang dijadikan kelas-kelas dengan dinding triplek pembatas. Foto: wanda

Zainul Muarif, salah satu wali kelas yang melaksanakan proses belajar mengajar di aula sekolah yang disekat mengungkap kondisi ini terjadi karena kekurangan ruang kelas.

“Hal ini dikarenakan jumlah murid terus meningkat tiap tahun,” ungkap Wali Kelas 3 SDN 2 Laura, Zainul Muarif, saat ditemui Kamis (17/7/2025) siang.

Zainul menjelaskan, sebelum ada kegiatan belajar mengajar di aula yang disekat, mereka menggunakan ruang kelas yang dipakai secara bergantian.

Misalnya, saat kelas 3 masuk pagi dan pulang siang, maka akan ada sesi pembelajaran siang yang dilanjutkan oleh murid kelas 4.

“Tapi dengan begini kelas yang diganti tidak harus masuk siang, cuma syaratnya satu, harus membawa meja sendiri dan ruang belajar seperti ini, di ruang aula yang disekat pembatas,” jelas dia.

Baca juga: Pemko Banjarbaru Siapkan Lahan 9,4 Hektare Bangun Sekolah Rakyat

Pihak sekolah, kata Zainul tidak tinggal diam, mereka sudah mengajukan permohonan penambahan ruang kelas kepada Pemerintah Kota Banjarbaru. Namun, masalah tumpang tindih lahan masih jadi penghalang.

“Lahan sekolah belum bersertifikat, bahkan di data aset juga tidak ditemukan. Jadi kami harus memanfaatkan ruang kelas seadanya dulu. Kami sudah sepakat dengan orangtua agar anak-anak membawa meja dari rumah dan belajar lesehan,” ungkapnya.

Tentang keadaan ini, pihak sekolah sudah berkordinasi dengan orangtua murid. Dan diakuinya orangtua murid tidak menjadikan hal ini sebuah permasalahan.

“Kita konfirmasi kepada para orangtua, apakah tidak keberatan dengan kondisi ini, membawa meja dengan ruangan seperti ini, dan orangtua murid mau saja asal masuk pagi,” tandasnya.

Baca juga: Siswa Siswi Ikuti Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Masuk Asrama Selama Dua Pekan

Sementara itu Kepala Disdik Kota Banjarbaru Dedy Sutoyo memastikan pengadaan meja dan kursi SDN 2 Landasan Ulin Utara dalam waktu dekat akan segera terealisasi.

“Tahun ini sudah ada pengadaan meja dan kursi untuk beberapa sekolah dasar. Termasuk di SDN 2 Laura, untuk satu rombel akan diberikan, semuanya lagi berproses dan akan dilengkapi pada ABT,” kata Dedy.

Disdik Banjarbaru, ujar Dedy terus berupaya memenuhi fasilitas belajar agar peserta didik nyaman selama di sekolah.

“Tentunya berproses, sebelumnya pihak sekolah ada meminta untuk dibangunkan aula sudah direalisasikan, sekarang meja kursi suda proses pengadaan, jadi harap ditunggu,” jelasnya.

Baca juga: 34 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Banjarbaru, Ini yang Dilakukan DP3APMP2KB

Apakah masih ada sekolah di Banjarbaru yang nasibnya sama dengan di SDN 2 Landasan Ulin Utara? Dedy meyakini tidak ada.

Dedy memastikan selain di SDN 2 Landasan Ulin Utara ini, sekolah-sekolah lain yang ada di Kota Banjarbaru semua terlayani fasilitas belajar mengajar yang memadai.

“Semua sekolah di Banjarbaru perlahan fasilitas belajar mengajar akan kita lengkapi, semua mendapat atensi yang sama,” imbuhnya. (Kanalkalimantan.com/wanda)

Reporter: wanda
Editor: bie


iklan

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca