Kalimantan Selatan
Banjir Rob di Meranti VI Handil Bakti, Warga Evakuasi Kendaraan
KANALKALIMANTAN.COM, MARABAHAN — Banjir rob alias banjir pasang surut tenggelamkan Jalan Meranti VI Jalur 1, Komplek Griya Permata, Handil Bakti, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Sabtu (3/1/2026) malam.
Akibatnya, warga terpaksa jalan kaki mengingat jalan utama permukiman tidak dapat dilalui kendaraan roda dua, sementara roda empat masih bisa melintas dengan pelan.
Ketinggian air mulai naik sejak petang hingga puncaknya mencapai lutut orang dewasa sekitar pukul 22.00 – 23.00 Wita.
Baca juga: Bupati dan Sekda Banjar Jenguk Kondisi Warga Terdampak Banjir di Desa Pemakuan dan Pembantanan
Pantauan Kanalkalimantan.com, banjir rob membuat warga mengamankan sepeda motor ke tempat yang relatif lebih tinggi agar tidak terendam air.
Salah satu warga, Dicky (21) mengatakan, kondisi ini hampir menyamai peristiwa banjir besar Kalimantan Selatan pada 2021 lalu yang turut berdampak terhadap wilayahnya.
“Terakhir itu Februari 2021 yang ketinggiannya mencapai teras rumah, tahun ini termasuk parah karena tahun-tahun sebelumnya masih aman,” ujarnya.
Baca juga: Pascabanjir Bandang Warga Tebing Tinggi Mulai Tempati Rumah
Dicky menambahkan, biasanya banjir akan surut di pagi hari dan mulai meningkat lagi pada malam hari.
Berkaca pada tahun 2021, banjir ini biasanya berlangsung selama kurang lebih 1 bulan.
Dia berharap banjir cepat surut agar aktivitas masyarakat kembali normal seperti semula. (Kanalkalimantan.com/fahmi)
Reporter: fahmi
Editor: bie
-
HEADLINE3 hari yang laluPTAM Intan Banjar-BPAM Banjarbakula Olah Air Baku Irigasi Riam Kanan
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluSudah 630 Hektare Lahan Terbakar, Pemkab Banjar Siapkan 150 Personel Gabungan
-
HEADLINE2 hari yang laluEl Nino Diprediksi hingga 2027, Risiko Kekeringan dan Berkurangnya Air Bersih
-
Kalimantan Selatan3 hari yang laluBangkai Kapal Virgo Proses Pengangkatan, 53 Korban Belum Ditemukan
-
Kalimantan Tengah2 hari yang laluWarga Palangka Raya Terus Menerus Hirup Asap Pekat, Desak Status Bencana Nasional
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluKades Pulau Kaladan Apresiasi Bantuan Pangan ke Warga Terdampak Karhutla



