HEADLINE
Balap Liar di Bundaran Simpang 4 Kerap Bikin Polah, Wali Kota Aditya: Segera Dirazia!
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Aksi perkelahian di Bundaran Simpang 4 Banjarbaru dipicu balap liar (Bali) bikin resah warga. Teranyar aksi perkelahian terjadi pada Minggu (11/12/2022) dini hari kemarin, viral di media sosial mendapat beragam komentar warga.
Wajah ibu kota Kalimantan Selatan ini berulang kali ditemui perkelahian di Bundaran Simpang 4 Banjarbaru, seperti yang terjadi di November 2022 lalu juga pernah terjadi insiden serupa di tempat yang sama.
Maraknya perkelahian ini menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru. Pemko Banjarbaru bersama jajaran Polres Banjarbaru bakal melakukan razia gabungan.
Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin mengatakan sudah melakukan rapat koordinasi bersama stakeholder terkait untuk melakukan koordinasi.
Baca juga : VIRAL. Kelompok Balap Liar Keroyok Pemuda di Bundaran Simpang 4 Banjarbaru
“Kita akan melakukan giat gabungan baik razia KTP atau razia penertiban lainnya, sudah kita kordinasikan dengan Kapolres,” ungkapnya, Rabu (14/12/2022) siang.
Namun, Aditya enggan buka suara kapan giat gabungan ini dilaksanakan.
“Sudah kita kordinasikan, tinggal waktunya kapan (razia),” ungkapnya.
Perkelahian sering terjadi di Bundaran Simpang 4 Banjarbaru, selain perkelahian antar teman, beberapa hari lalu juga terjadi pengeroyokan akibat aksi balap liar yang diadakan di Jalan A Yani di sekitar wilayah Bundaran Simpang 4 Kota Banjarbaru.(Kanalkalimantan.com/ibnu)
Reporter : ibnu
Editor : bie
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluIni Aturan Warung Makan Selama Ramadan di Banjarmasin
-
HEADLINE3 hari yang laluStadion Internasional di Landasan Ulin Barat, Lahan 28,7 Hektare Disiapkan
-
HEADLINE2 hari yang laluHendak Tawuran, 16 Remaja Bawa Sajam Diamankan
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluBerbagi Semangat Mengaji dengan Dansatgas TMMD di TPA Al Ikhlas
-
Kabupaten Balangan3 hari yang lalu“Bakawaan Season 1” Perkuat Kolaborasi Ekosistem Ekraf Balangan
-
Kota Banjarmasin3 hari yang laluBanjarmasin Masih ‘Darurat Sampah’, Dorong Pengolahan Sampah Organik Mandiri

