Misteri
Bakar Kampung Makhluk Gaib, Sabariah Merasa Tak Tidur Berbulan-bulan
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Sebuah mitos beredar di Desa Enam Takuti, Kecamatan Mataraman, ada seorang ibu tidak tidur selama sembilan bulan. Itu terjadi karena diduga akibat gangguan dari mahkluk gaib.
Menurut penuturan Syahriadil Fitri, anak dari Hj Sabariah, peristiwa tersebut bermula saat ibunya membersihkan lahan di sekitar pabrik padi tidak jauh dari rumahnya.
“Waktu itu, saya bersama ibu saya membersihkan rerumputan yang berada di sekitar pabrik padi dekat rumah. Terus rerumputan tersebut, saya jadikan satu tumpukan. Saya tinggal pergi ke rumah sebentar untuk makan, tidak tahunya rerumputan itu dibakar oleh ibu saya,” ungkap Syahriadil kepada Kanalkalimantan.com, Rabu (8/10/2020) malam.
Setelah rerumputan tersebut dibakar oleh ibunya, ia pun merasakan merinding sekujur tubuh. “Setelah dibakar oleh ibu saya, ibu saya merasakan merinding juga, kemudian ketika ibu saya mau tidur merasakan adanya hawa yang panas,” ungkapnya.
Baca Juga:
EKSKLUSIF. Bertemu Sosok Siluman Buaya, Ungkap Misteri Nama Desa Takuti di Kabupaten Banjar!
Setelah kejadian tersebut, ada keanehan pada Sabariah. Ia merasa tidak bisa tidur dan makan selama sembilan bulan. Meskipun di mata anak dan suaminya, Sabariah tetap normal seperti biasa dan bisa tidur lelap.
“Sempat saya panggil orang pintar untuk memeriksa ibu saya, kata orang pintar tersebut ibu saya telah membakar sebuah kampung makhluk gaib,” katanya.
Setelah berjalan enam bulan lamanya, Sabariah sempat sembuh, ketika diperiksa sama orang pintar, selama tiga bulan tidak terjadi apa-apa lagi.
Namun ketika memasuki bulan ke empat, ibu kembali merasa tidak bisa tidur selama tiga bulan lamanya hingga saat ini, ungkap Syahriadil.
Mendengar ada sesuatu yang ganjil pada Sabariah, Tim Pemburu Ghaib Borneo bersama Tim Singkikih langsung melakukan mediumisasi kepada mediator, guna mengetahui ada apa yang menimpanya.
Dari keterangan mediator yang tubuhnya, dikatakan Sabariah telah membakar kampung mereka. “Dia telah membakar kampung kami, jadi kami tidak terima,” katanya sambil ngamuk
Terjadilah perkelahian antara sang mediator dengan tim, memerlukan waktu sekitar 15 menit tim berhasil mengalahkan makhluk ghaib tersebut dan berjanji tidak akan mengangu Sabariah lagi.
“Semoga dengan adanya bantuan dari Tim Pemburu Ghoib Borneo bersama para Tim Singkikih, semoga Ibu saya tidak diganggu sama jin lagi,” harap Syahriadil. (Kanalkalimantan.com/wahyu)
Reporter: Wahyu
Editor: Cell
-
NASIONAL1 hari yang laluBesok, Presiden RI Resmikan 166 Sekolah Rakyat Terpadu di Banjarbaru
-
Kota Banjarmasin24 jam yang laluTanggul Halangi Air Keluar di Komplek PWI, Ketua DPRD Banjarmasin Minta Dibongkar
-
HEADLINE2 hari yang laluGubernur Muhidin Instruksikan Semua SKPD Kirim Bantuan Korban Banjir
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluRemaja 13 Tahun Terseret Arus di Sungai Martapura
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluIkmaban Salurkan Bantuan Banjir di Desa Pejambuan
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluPemko Banjarmasin Janjikan Normalisasi Aliran Sungai Gampa



