ADV BARITO KUALA
Apresiasi Penurunan Stunting di Kabupaten Barito Kuala
KANALKALIMANTAN.COM, MARABAHAN- Pemerintah Kabupaten Barito Kuala memberikan penghargaan kepada tiga camat, tiga kepala puskesmas, nutrisionis, kepala desa, penyuluh KB, kader BKD, bidan, perwakilan perusahaan, ketua organisasi, dan Satgas TPPS pada Kamis (16/05/2024) di Aula Selidah Marabahan. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi mereka dalam menurunkan angka stunting di daerah tersebut.
Tahun 2023, prevalensi stunting di Kabupaten Barito Kuala turun drastis menjadi 15,9% berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) yang dirilis pada April 2024. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan tahun 2022 yang mencapai 33,6% menurut Survei Status Gizi Indonesia (SSGI).
Pada tahun 2022, Barito Kuala menempati urutan ke-13 tertinggi stunting di Kalimantan Selatan. Namun, dengan penurunan sebesar 17,7%, Barito Kuala sekarang menjadi kabupaten dengan penurunan prevalensi stunting terbanyak kedua di Kalimantan Selatan.
Ketua TPPS Batola, Zulkipli, optimis target prevalensi stunting tahun 2024 sebesar 14% dapat tercapai berkat kolaborasi dan komitmen semua pihak.
“Setiap rapat stunting selalu dihadiri oleh semua pihak terkait. Peran SKPD sangat besar, mulai dari penyediaan rumah layak huni oleh Perkim hingga akses air bersih oleh PUPR,” ujarnya.
Zulkipli menekankan pentingnya komitmen dan kesadaran dalam upaya penurunan stunting. “Kami melakukan rapat koordinasi di SKPD, ruang sekda, dan tiga aula Pemkab. Kami juga mengadakan rembug stunting dari tingkat kabupaten hingga desa, serta menetapkan bapak dan ibu asuh anak stunting. Diskusi ini membantu menetapkan rencana aksi yang konkret,” tambahnya.
Sekda Barito Kuala memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam penurunan stunting, termasuk para camat yang melakukan inovasi. Contohnya, Camat Barambai yang melakukan penimbangan balita langsung di rumah, Camat Tabunganen yang memberikan uang tunai hasil pengumpulan bapak dan ibu asuh anak stunting, serta kepala desa di Kecamatan Kuripan yang melaksanakan rembug stunting hingga tingkat desa.(kanalkalimantan.com/adv)
Editor: rdy
-
HEADLINE3 hari yang laluPrabowo Sindir Mobil Dinas Rp 8,5 Miliar
-
NASIONAL3 hari yang laluAturan Baru BGN: SPPG Wajib Kelola Limbah
-
Kota Banjarbaru3 hari yang lalu8 Bus Mudik Gratis Berangkatkan 176 Warga ke Banua Anam
-
Kabupaten Kotabaru2 hari yang laluPawai Takbiran Hiasi Malam Idulfitri di Tanjung Seloka
-
PTAM INTAN BANJAR2 hari yang laluLibur Hari Raya Nyepi dan Idulfitri, PTAM Intan Banjar Sesuaikan Jadwal Pelayanan
-
Kabupaten Kapuas1 hari yang laluRatusan Peserta Ramaikan Pawai Gema Takbir Idul Fitri 1447 H di Kuala Kapuas





